Surabaya (beritajatim.com) – Rexline Engineering mendorong pertumbuhan ekonomi Lamongan lewat pengembangan industri ramah lingkungan yang membuka lapangan kerja bagi warga lokal. Komitmen ini diwujudkan melalui sistem produksi berkelanjutan dan kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah.
Factory Manager Rexline Engineering Indonesia, Nanang, mengatakan dukungan dari DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lamongan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat investasi dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kunjungan dan sambutan baik dari para anggota DPRD Lamongan. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi daerah,” ujar Nanang dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Kamis (9/10/2025).
Rexline saat ini mempekerjakan 61 karyawan ber-KTP Lamongan serta melibatkan vendor lokal dalam rantai produksinya. Langkah ini diyakini mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekitar secara langsung dan berkelanjutan.
Selain fokus pada ekonomi, Rexline juga menekankan tanggung jawab terhadap lingkungan. Seluruh proses produksi dilakukan sesuai standar industri hijau dan ketentuan lingkungan yang berlaku.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengganggu stabilitas lingkungan. Prinsip kami jelas: industri harus tumbuh tanpa merusak alam,” tutur Nanang.
Langkah Rexline mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan karena dinilai mampu menjaga keseimbangan antara bisnis dan pelestarian alam. DPRD Lamongan pun menilai kemitraan antara pemerintah dan pelaku industri seperti Rexline menjadi model pengembangan ekonomi hijau yang perlu diperluas ke wilayah lain di Jawa Timur.[asg/aje]






