Nganjuk (beritajatim.com) – Front One Ratu Hotel Nganjuk sukses menyelenggarakan event yang sangat dinanti, yaitu Latte Art Competition 2025, Senin (29/9/2025). Bertempat di Wilis Ballroom hotel tersebut, kompetisi seni kopi ini berhasil menarik perhatian banyak pengunjung dan peserta dari berbagai daerah.
Latte art, seni menghias permukaan minuman berbasis espresso, menjadi sorotan utama dalam acara ini, dengan 51 peserta yang memamerkan keterampilan mereka dalam menciptakan desain-desain unik dan menarik.
General Manager Front One Ratu Hotel Nganjuk, Ridwan Malik, menyampaikan bahwa event ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan seni kopi, tetapi juga untuk meningkatkan kreativitas para barista dalam menyajikan kopi.
“Latte Art Competition ini adalah platform bagi para barista dan pecinta kopi untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menciptakan desain yang indah di atas secangkir kopi,” ujar Ridwan.
Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, seperti Nganjuk, Surabaya, Kediri, Malang, Jombang, Madiun, Tulungagung, Sragen, Tawangmangu, bahkan Pamekasan Madura. Keberagaman peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap dunia kopi, dan hal ini turut memperkaya pengalaman kompetisi yang diadakan.
Dengan total hadiah senilai Rp6.000.000, peserta tidak hanya berlomba untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga untuk meraih berbagai hadiah menarik lainnya.
Pemenang Juara 1, Febrian dari Surabaya, berhasil membawa pulang uang tunai Rp2.000.000,- beserta voucher menginap satu malam di Front One Ratu Hotel Nganjuk. Juara 2 diraih oleh Rafendi dari Kediri yang mendapatkan uang tunai Rp1.500.000 dan voucher makan di SpotBox Restaurant.
Sementara itu, Muhammad Hatta dari Jombang meraih posisi Juara 3 dengan hadiah uang tunai Rp1.000.000 dan voucher makan di restoran hotel yang sama.

Selain kompetisi, acara ini juga dimeriahkan dengan kuis tentang perkembangan industri kopi. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat mendapat hadiah menarik yang menambah semangat dalam acara.
Dengan adanya kuis ini, acara Latte Art Competition tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik para pengunjung dan peserta mengenai dunia kopi yang semakin berkembang. Event ini juga didukung oleh 23 sponsor yang memberikan berbagai hadiah menarik, mulai dari voucher menginap, voucher makan, hingga bingkisan eksklusif.
Menurut Ridwan Malik, kerja sama dengan para sponsor ini memberikan dampak positif terhadap kesuksesan acara. “Kami berterima kasih kepada semua sponsor yang telah mendukung acara ini, karena tanpa dukungan mereka, event ini tidak akan sukses,” pungkasnya. [suf]






