Jakarta (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya akan menjamu Semen Padang FC dalam laga pekan ke-6 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (19/9/2025) pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama menelan kekalahan di pekan sebelumnya.
Persebaya baru saja takluk 0-1 dari Persib Bandung, sementara Semen Padang menyerah 1-2 dari PSBS Biak. Kini, kedua tim bertekad bangkit dan mengincar tiga poin demi memperbaiki posisi di klasemen.
Saat ini, Persebaya berada di peringkat kedelapan dengan enam poin dari empat laga. Semen Padang menempati posisi ke-14 dengan empat poin dan masih menyisakan satu laga tunda melawan Persita Tangerang.
Pertemuan antara Persebaya dan Semen Padang selalu berlangsung ketat. Dalam empat laga terakhir sejak era Liga 1 2017, hasil akhir selalu imbang: dua kali 1-1 di Surabaya dan dua kali 0-0 di Padang. Rekor ini membuat laga Jumat malam diprediksi kembali berlangsung sengit.
Kedua tim belum menunjukkan konsistensi. Persebaya mencatat dua kemenangan dan dua kekalahan, sementara Semen Padang hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Ketidakstabilan ini membuat duel nanti menjadi ajang pembuktian siapa yang lebih siap bangkit.
Persebaya harus kehilangan Francisco Rivera yang terkena kartu merah saat melawan Persib. Absennya gelandang asal Meksiko itu menjadi pukulan telak, mengingat kontribusinya yang sudah mencetak dua gol dan dua assist musim ini.
Pelatih Eduardo Perez kini harus memutar otak mencari pengganti Rivera. Sementara itu, kondisi Koko Ari dan Diego Mauricio juga belum sepenuhnya fit. Perez menegaskan akan memilih pemain dengan kondisi terbaik untuk laga penting ini.
Sementara itu, Semen Padang datang ke Surabaya dengan membawa 22 pemain. Nama-nama seperti Arthur Augusto, Angelo Meneses, dan Bruno Gomes siap diturunkan. Menariknya, Ronaldo Kwateh masuk dalam daftar pemain dan berpeluang menjalani debutnya setelah absen di empat laga awal karena cedera.
Namun, minimnya jumlah bek yang dibawa menjadi sorotan. Pelatih Eduardo Almeida diyakini punya strategi khusus untuk mengatasi tekanan dari tuan rumah.
Kekalahan dari PSBS Biak menjadi cambuk bagi Semen Padang untuk tampil lebih solid. Almeida menegaskan timnya akan belajar dari kesalahan dan tampil maksimal di Surabaya.
Dengan motivasi tinggi dari kedua kubu, laga Persebaya vs Semen Padang dipastikan menyuguhkan drama menarik dan penuh tensi. [faw/aje]






