Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, berencana melakukan revitalisasi Taman Gladak Anyar, Jl Sersan Mesrul, agar lebih multi fungsi dan dapat meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Revitalisasi tersebut direncanakan dengan konsep outdoor alias tertutup yang diharapkan dapat memperluas fungsi taman sebagai sarana olahraga sekaligus berbagai kegiatan masyarakat. Terlebih di area tengah taman, juga terdapat ruang luas yang belum difungsikan maksimal.
“Di Taman Gladak Anyar, ada lapangan olahraga terbuka, kedepan bisa pakai atap dan bisa indoor. Sehingga selain olahraga, nanti juga bisa digunakan kegiatan masyarakat, bahkan mantenan (acara pernikahan),” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, Fathorrahman, Rabu (17/9/2025).
Selain menerapkan rencana indoor, revitalisasi juga direncanakan meliputi pemasangan pagar transparan di sekitar kawasan taman. Sekalipun hal tersebut masih sebatas penjajakan guna meningkatkan sektor PAD di wilayah setempat.
“Jadi revitalisasi ini kasih dalam tahap penjajakan, karena masih konsep. Bisa saja nanti sumber anggarannya dari CSR atau pihak lain, dan bukan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Begitu juga pengelolaannya juga masih dikaji, apakah tetap DLH (Dinas Lingkungan Hidup) atau dikelola langsung,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan jika rencana tersebut bukan sekedar mempercantik tampilan kota, tetapi juga dapat meningkatkan sektor PAD bagi daerah. “Selain itu, kedepan area taman dapat dijadikan sebagai pusat kegiatan olahraga dan sosial masyarakat di Pamekasan,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, rencana revitalisasi Taman Gladak Anyar sebagai sebuah keniscayaan yang harus dibenahi. “Langkah ini kita harapkan tidak hanya dapat mengembangkan fasilitas olahraga masyarakat, tapi juga mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar kawasan,” jelasnya.
“Taman Kota harus menjadi ruang terbuka dan multifungsi, menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus motor pertumbuhan ekonomi baru di Pamekasan. Dengan hadirnya fasilitas olahraga yang representatif dan ruang bagi UMKM, kawasan ini diharapkan mampu menjadi tempat berkumpul, berkreasi, dan berdaya secara ekonomi,” pungkasnya.
Jauh pada pemerintahan sebelumnya, di mana mantan Bupati Badrut Tamam sempat memiliki inisiatif agar Taman Gladak Anyar dapat dikelola sebagai Tamam Pendidikan, termasuk rencana meletakkan Kantor Dewan Pendidikan di area tersebut.
Sehingga selain menjadi sumber ekonomi masyarakat yang bersifat edukatif dengan atmosfer yang positif, keberadaan taman tidak hanya sekedar menjadi tempat nongkrong, tetapi juga memiliki nilai dan manfaat untuk Pamekasan. [pin/aje]






