Malang (beritajatim.com) – Kompetisi Super League kembali bergulir akhir pekan ini. Salah satu pertandingan yang paling ditunggu adalah duel antara Arema FC lawan Dewa United di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (13/9/2025) pukul 15.30 WIB.
Arema FC, yang berstatus tuan rumah, sedang dalam performa terbaiknya. Mereka menjadi satu dari lima tim yang belum terkalahkan di Super League 2025/2026.
Meski begitu, Singo Edan baru mengantongi dua kemenangan dan sisanya berakhir imbang. Hasil ini menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen sementara dengan delapan poin.
Di sisi lain, Dewa United justru terjerembap di papan bawah. Tim yang digadang-gadang sebagai kandidat juara ini baru mengoleksi satu kemenangan dari empat laga, dan kini berada di posisi ke-16 dengan tiga poin.
Hasil buruk ini tentu memicu semangat para pemain untuk bangkit, termasuk penggawa baru mereka, Nick Kuipers.
“Saya telah bermain cukup lama di Indonesia, dan saya tahu bahwa sepanjang musim, banyak hal bisa berubah,” ujar mantan pemain Persib Bandung itu. “Kami akan berubah, dan itu adalah hal pertama yang harus kami lakukan. Itu yang kami tahu. Pada akhirnya, kami harus menang di laga berikutnya,” tambahnya.
Pertandingan ini juga menjadi ajang balas dendam bagi Dewa United. Pasalnya, mereka belum pernah menang di kandang Arema FC. Dari tiga laga tandang terakhir, mereka sekali kalah dan dua kali imbang.
Pertahanan Dewa United juga menjadi sorotan, karena mereka adalah salah satu dari tiga tim dengan rekor kebobolan terbanyak, yaitu sembilan gol.
Pertemuan Arema FC dan Dewa United selalu berjalan ketat. Dari enam pertemuan sebelumnya, keduanya saling mengalahkan dengan masing-masing mengantongi dua kemenangan dan dua laga lainnya berakhir imbang. (faw/kun)






