Jember (beritajatim.com) – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Jember, Jawa Timur, menghadirkan kejutan. Sutikno, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember 2021-2025, tak mencalonkan diri kembali sebagai calon ketua masa kepengurusan 2025-2029.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jember Soetriono mengaku terkejut dengan keputusan Sutikno tersebut. “Kemarin itu keputusan di akhir-akhir. Saya juga kaget, kenapa. Tapi monggo bisa wawancara sendiri ke Pak Sutikno,” katanya, Minggu (7/9/2025).
Pengambilan formulir ditutup pada Sabtu (6/9/2025) pukul 14.00. “Jam 14.00 kurang tiga menit, Pak Tik saya tanya: tidak mengambil formulir? Beliau menjawab: ‘tidak, Prof.’ Aduh, kaget kita. Karena kita putuskan batas akhir jam dua siang kemarin, akhirnya kita tutup,” kata Soetriono.
Total ada 18 orang yang mengambil formulir pendaftaran calon ketua. Rencananya Musorkab Jember akan digelar pada 11-12 Oktober 2025.
Sutikno menyebut tidak adanya restu dari keluarga sebagai alasan untuk tidak mencalonkan diri kembali. “Sampai detik terakhir, saya masih belum mendapatkan izin dari keluarga. Padahal keluarga merupakan support utama,” katanya.
“Banyak teman yang japri maupun menelepon saya untuk mendorong saya melanjutkan. Setelah saya tidak mendaftar pun, juga banyak yang telepon dan japri,” kata Sutikno.
Sutikno berterima kasih kepada seluruh pengurus KONI dan cabang olahraga di Jember yang selama ini sudah mempercayai dan bekerja sama dengannya. “Terima kasih sudah berusaha bersama membuat olahraga di Jember maju,” katanya.
Tidak maju dalam pemilihan tidak membuat Sutikno mati gaya. Sejumlah kandidat mulai mendekati mantan ketua Asosiasi Sepak Bola Kabupaten Jember itu untuk memperoleh limpahan suara pendukung, beberapa di antaranya adalah bagian dari tim sukses Bupati Muhammad Fawait saat pemilihan kepala daerah tahun lalu.
“Ke depannya semoga suaranya (cabang olahraga pemilik hak suara) bisa kita sarankan ke yang terbaik di antara calon-calon yang ada,” kata Sutikno.
Namun, menurut Sutikno, rekomendasi terbaik adalah dari Bupati Fawait. “Sampai hari ini belum signifikan mengarah ke satu orang. Tapi ada beberapa orang kepercayaan Gus Bupati sudah mendaftar,” katanya. [wir]






