Jakarta (beritajatim.com) – Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg berharap timnya tampil lebih produktif dalam dua pertandingan lawan Makau dan Korea Selatan. Sebab kedua pertandingan ini menentukan nasib Timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Hasil imbang tanpa gol lawan Laos di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, membuat Timnas U-23 diwajibkan menang dalam dua pertandingan selanjutnya lawan Makau dan Korea Selatan. Berdasarkan evaluasi tim pelatih, salah satu aspek yang harus ditingkatkan adalah produktivitas gol.
“Kalau kita melihat pertandingan pertama, sebenarnya kita punya tim yang lebih baik. Tapi tetap saja, kita kesulitan menemukan ruang dan mencetak gol. Itu yang harus diperbaiki,” aku Gerald Vanenburg dalam sesi latihan di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya pada Jumat (5/9/2025) malam.
Untuk itu, ia meminta para pemain dapat bermain tanpa tekanan, atau lebih tepatnya, memberi tekanan yang positif pada diri sendiri. Selain itu, Vanenburg bilang bahwa ia akan memainkan pemain yang paling siap tampil di lapangan.
“Kami punya 23 pemain. Kami mainkan pemain yang terbaik. Misalnya Jens Raven, dia tidak mencetak gol. Rafael Struick juga kami mainkan. Tapi saya pilih pemain yang menurut saya paling siap,” katanya.
“Banyak yang bilang kita harus mainkan lebih banyak pemain naturalisasi. Tapi menurut saya, saya akan memainkan siapa yang tampil paling baik saat latihan. Itu pekerjaan saya, memilih siapa yang paling pantas bermain.Semua bisa bicara soal itu, tapi saya mainkan yang saya rasa paling siap,” jelasnya. [faw/suf]






