Surabaya (beritajatim.com) – Keputusan pemerintah memberlakukan pembelajaran daring di rumah akibat aksi demonstrasi yang meluas pekan lalu membawa tantangan baru, terutama bagi para emak – emak
Di Surabaya, tempat beberapa fasilitas umum dan bangunan bersejarah seperti Grahadi menjadi sasaran anarkis, para orang tua kini harus berjibaku dengan ‘kelas’ dadakan di tengah riuhnya urusan rumah tangga.
Sejumlah emak-emak mengungkapkan kepanikan mereka melalui grup sekolah hingga media sosial. Mereka merasa kewalahan karena harus mengatur jadwal belajar lebih dari satu anak dengan perangkat yang terbatas.
“Katanya anak-anak enak nge-zoom cuma sebentar. Enak dari mana? Emak-nya yang darah tinggi, ini baru dua hari. Masih ada dua hari lagi,” tulis Muslimah, seorang wali murid di grup SD Swasta di Medokan Ayu. Keluhan itu mencerminkan beban ganda yang harus mereka pikul.
Ketika Jiwa ‘Mak Lampir’ Menyala
Cerita serupa juga banyak diunggah di media sosial. Akun @atinnurhayati932 dalam postingannya menyebutkan, “Jiwa Mak Lampir Auto Menyala”, diiringi caption “bukan karena Covid tapi karena demo.” Ungkapan ini menunjukkan bagaimana situasi politik di luar rumah berdampak langsung pada keseharian keluarga.
Yulianti, seorang ibu rumah tangga dengan 3 orang anak juga mengeluhkan konsumsi rumah tangga jadi meningkat. Karena untuk mau belajar dan tidak malas-malasan, dirinya harus membeli sejumlah jajanan dari luar.
“Belum lagi drama rebutan laptop karena ketiganya membutuhkan sarana belajar yang lebih baik,” keluhnya.
Pemberlakuan pembelajaran daring di Surabaya yang dimulai sejak 1 September hingga 4 September 2025 ini bertujuan melindungi anak-anak dari potensi bahaya demonstrasi. Namun, bagi para ibu, kebijakan ini justru menambah daftar pekerjaan rumah tangga dan membuat mereka putar otak agar pembelajaran anak-anak tetap efektif.
Kisah para emak Surabaya ini menjadi cerminan bahwa setiap peristiwa besar di masyarakat, termasuk gejolak politik, selalu memiliki dampak yang menyentuh level paling pribadi yaitu keluarga.[rea]







