Liverpool (beritajatim.com) – Hari terakhir bursa transfer musim panas benar-benar memorable bagi Liverpool FC. Bukan sekadar mereka mengalahkan Arsenal 1-0 pada matchweek ketiga Premier League sehingga membuat mereka jadi satu-satunya yang punya poin sempurna. Melainkan juga kepastian deal Alexander Isak dari Newcastle United.
Striker Newcastle United itu dibeli LFC dengan nilai transfer GBP125 juta (Rp2,76 triliun). Nominal tersebut jadi rekor di persepakbolaan Inggris. Melampaui transfer Enzo Fernandez dari SL Benfica ke Chelsea yang ada di angka GBP106,8 juta (Rp2,35 triliun).
“Isak akan menandatangani kontrak berdurasi enam tahun bersama LFC. Semuanya selesai tepat di hari penutupan bursa transfer musim panas kali ini,” klaim Fabrizio Romano.
Saga transfer Isak memang jadi menu utama di bursa transfer kali ini. Bahkan, LFC sudah mengejarnya sejak dua bulan lalu.
Tetapi, progres yang terjadi bak roller coaster. Dimulai dengan minat dari LFC, Isak yang “kabur” ke Real Sociedad, tidak ikut tur pramusim, tawaran GBP110 juta (Rp2,42 triliun) LFC ditolak, kirim ultimatum kepada Newcastle, hingga mogok main lantaran kepergiannya ke LFC tak kunjung diizinkan Newcastle.
Bergabungnya Isak membuat total belanja LFC musim panas ini mencapai GBP419,4 juta (Rp9,3 triliun). Pengeluaran terbesar dalam sejarah mereka.
“Kami harus kembali juara Premier League musim ini. Tetapi, juga harus memenangi gelar penting lainnya (Liga Champions, Red)” ujar bintang LFC Mohamed Salah tentang target musim ini.
Dengan nominal belanja nyaris Rp10 triliun, sapu bersih semua gelar adalah kewajiban bagi LFC. Jika gagal, atau malah batal back to back kampiun Premier League, maka investasi LFC musim ini salah besar. (dio)






