Gresik (beritajatim.com)- Kapal Layar Motor (KLM) Ayta CK2 yang berlayar dari Pelabuhan Sangkapura tujuan Pelabuhan Brondong Lamongan akhirnya ditemukan. KLM yang mengangkut ikan asing dan kayu puluhan kubik itu sempat terombang-ambing di perairan Laut Jawa selama empat hari.
Saat ditemukan, kondisi mesin kapal mati. Sehingga, mengapung tanpa arah di sekitar perairan Laut Jawa.
Dalam kondisi mesin kapal mati, ABK KLM Ayta CK2 sempat mengabari keluarganya yang berada di Pulau Bawean. Kapal kemudian ditarik kapal tugboat karena mesinnya tidak menyala.
Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP) KSOP Kelas III Tanjung Pakis ,C Metropolitan Jaya membenarkan KLM Ayta CK2 sudah ditemukan.
“Alhamdulillah sudah ketemu seluruh ABK-nya juga sehat. Saat ini kami masih koordinasi lintas stokholder pelabuhan. KLM Ayta CK2 akan ditarik ke Juwana Pati. Kemudian langsung ke Brondong Lamongan,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Ia menambahkan, saat ini kapal beserta ABK-nya yang selamat dan sempat terapung-apung di laut akan dicek kondisi kesehatannya.
Seperti diberitakan, KLM Ayta CK2 milik Jamal, warga Desa Sawah Mulya, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, itu dinakhodai Edi Siswanto. Beserta empat ABK sempat hilang kontak. Kapal yang seharusnya tiba di Pelabuhan Brondong Lamongan dua hari lalu. Malah mati mesin kemudian terombang ambing di perairan Laut Jawa. [dny/but]






