Kediri (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus melakukan transformasi pelayanan di Stasiun Kediri. Program terbaru yang digarap adalah pembangunan peron tinggi dan pemasangan over capping (atap peron) sebagai bagian dari investasi modernisasi fasilitas stasiun.
Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan proyek ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan penumpang.
“Pembangunan peron tinggi dan over capping ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan bagi penumpang. Program investasi ini merupakan bagian dari upaya modernisasi fasilitas stasiun untuk menyesuaikan dengan kebutuhan operasional kereta api yang semakin berkembang,” jelas Zainul, Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, desain peron tinggi dibuat sejajar dengan lantai kereta agar proses naik dan turun penumpang lebih mudah. Langkah ini memiliki beberapa keuntungan, mulai dari akses yang lebih ramah untuk lansia, penyandang disabilitas, hingga penumpang dengan barang bawaan berat.
Selain itu, waktu naik turun penumpang dapat lebih singkat sehingga jadwal perjalanan lebih tepat, sekaligus menekan risiko penumpang terpeleset akibat celah tinggi antara peron dan kereta.
Sementara itu, pembangunan over capping difokuskan untuk memberikan perlindungan dari panas matahari dan hujan. Keberadaan atap modern tersebut juga akan membuat tampilan stasiun lebih rapi sekaligus membuka peluang penambahan fasilitas penunjang seperti lampu penerangan, kipas angin, hingga papan informasi digital.
“Secara keseluruhan, program investasi ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi operasional, sekaligus menjadikan Stasiun Kediri sebagai simpul transportasi yang lebih modern dan berorientasi pada pelayanan pelanggan,” tutup Zainul. [nm/aje]






