Surabaya (beritajatim.com) – Pendidikan jadi faktor penting yang mendongkrak kepuasan publik pada kinerja Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) mencatat, 15,5% responden menyebut peningkatan kualitas pendidikan SMA, SMK, dan SLB sebagai alasan utama mereka puas terhadap kepemimpinan Khofifah–Emil.
Secara umum, tingkat kepuasan publik terhadap keduanya mencapai 79,5%, sementara 20,5% responden menyatakan kurang puas. Untuk pelayanan pendidikan dan kebudayaan, angka kepuasan mencapai 78,1%, sedangkan 21,9% sisanya merasa tidak puas.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menegaskan, komitmen peningkatan kualitas pendidikan terus dijalankan melalui berbagai program akselerasi.
Di antaranya, mulai dari Proteg (Program Kesejahteraan Guru) untuk pemberdayaan guru honorer, penyediaan 72.841 kuota beasiswa penuh dan pendidikan terjangkau, hingga School Food Care (SFC) yang mengajarkan kemandirian pangan di sekolah.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Jatim yang putus sekolah. Karena itu, beasiswa penuh maupun potongan biaya pendidikan terus kami siapkan bersama sekolah swasta,” ujar Aries, Selasa (26/8/2025).
Direktur Eksekutif ARCI Baihaki Siradj menyebut perhatian serius Pemprov Jatim pada pendidikan membuat masyarakat memberi penilaian positif. “Program afirmasi, perbaikan sarana sekolah, hingga sekolah bersih dan toilet sehat menjadi faktor kepuasan masyarakat,” jelasnya.
Selain layanan, prestasi pelajar juga ikut memperkuat kepuasan publik. Teranyar, siswa SMK Jatim kembali mempertahankan gelar Juara Umum LKS Nasional ke-33 di Jakarta awal Agustus lalu. [ipl/ted]






