Jombang (beritajatim.com) – Bupati Jombang Warsubi menyerahkan Penghargaan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Kecamatan Terbaik dalam Penyelenggaraan Kearsipan Tahun 2025 serta membuka Pameran Kearsipan bertema Tetenger Kabupaten Jombang di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (25/8/2025) .
Dalam acara tersebut, Bupati Warsubi menekankan pentingnya peran arsip sebagai bagian dari memori kolektif bangsa yang harus dikelola secara teliti, cermat, dan modern.
“Paradigma kita tidak boleh lagi memandang arsip sebagai tumpukan kertas berdebu di gudang. Arsip hari ini adalah sistem manajemen dokumen digital yang canggih, terintegrasi, dan dilengkapi infrastruktur informasi yang kuat,” ujar Bupati Warsubi dalam sambutannya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jombang berkewajiban untuk menyiapkan sistem kearsipan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini termasuk Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, serta Instruksi Bupati Jombang Nomor 2 Tahun 2024 mengenai literasi arsip anak. Dukungan terhadap penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pun menjadi salah satu prioritas utama.
Bupati Warsubi juga menekankan pentingnya penguatan sarana prasarana serta pengelolaan SDM di bidang kearsipan. “Mari kita dukung bersama dengan sepenuh hati. Arsip adalah masa depan kita, aset negara, sekaligus pelindung kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Capaian Penghargaan Kearsipan 2025
Pada tahun ini, terdapat capaian yang sangat membanggakan dalam pengawasan kearsipan. Sebanyak 30 perangkat daerah berhasil meraih kategori A (Memuaskan), sedangkan 23 perangkat daerah lainnya berhasil meraih kategori BB (Sangat Baik). Berikut ini adalah daftar penerima penghargaan terbaik dalam penyelenggaraan kearsipan tahun ini:
Kategori Perangkat Daerah:
Terbaik I: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang (Nilai: 89,65 – A/Memuaskan)
Terbaik II: Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang (Nilai: 89,63 – A/Memuaskan)
Terbaik III: Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang (Nilai: 88,88 – A/Memuaskan)
Terbaik IV: Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang (Nilai: 88,28 – A/Memuaskan)
Terbaik V: Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jombang (Nilai: 88,20 – A/Memuaskan)
Kategori Kecamatan:
Terbaik I: Kecamatan Ploso (Nilai: 87,28 – A/Memuaskan)
Terbaik II: Kecamatan Jombang (Nilai: 84,58 – A/Memuaskan)
Terbaik III: Kecamatan Kudu (Nilai: 83,98 – A/Memuaskan)
Terbaik IV: Kecamatan Ngusikan (Nilai: 83,84 – A/Memuaskan)
Terbaik V: Kecamatan Mojowarno (Nilai: 82,47 – A/Memuaskan)
Pesan dari Bupati Warsubi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi berharap agar penghargaan yang diterima tidak membuat perangkat daerah dan kecamatan berpuas diri. “Dengan penghargaan ini, kita dituntut lebih proaktif, disiplin, dan konsisten menjaga dokumentasi, transparansi, dan akuntabilitas. Tanpa arsip, pemerintahan akan kehilangan memori, terputus dari sejarah, dan tidak mampu belajar dari pengalaman,” tegasnya.
Melalui penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang semakin menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di semua sektor pemerintahan. Arsip bukan hanya sebagai alat dokumentasi, tetapi juga menjadi jembatan penting untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi pemerintahan yang baik. [suf]







1 Komentar
Haiiiii PBB turunkan Warsubi jika kepengin duduk lebih lama