Jakarta (beritajatim.com) – Arema FC belum terkalahkan di Super League musim 2025/2026. Mereka mengoleksi tujuh poin dari tiga laga.
Yang menarik, dalam tiga laga pembuka di Super League 2025/2026 itu, Arema FC selalu mendapatkan hadiah penalti dari wasit.
Dimulai dari laga pembuka melawan PSBS Biak di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Arema menang 4-1 di laga ini. Salah satu gol yang dicetak Dalberto Luan pada menit ke-17, lahir dari hadiah penalti.
Hadiah penalti itu diberikan untuk Arema FC setelah Ian Puleio dijatuhkan di kotak penalti PSBS Biak. Dalberto berhasil mengeksekusi penalti tersebut menjadi gol.
Beranjak pada laga pekan kedua Super League melawan PSIM Yogyakarta. Lagi-lagi Arema FC mendapat hadiah dari wasit.
Hadiah penalti untuk Arema FC diberikan pada menit ke-40 karena pelanggaran yang dilakukan pemain PSIM, Reva Adi Utama, di dalam kotak terlarang.
Pelanggaran tersebut berbuah tendangan penalti yang berhasil dieksekusi sempurna oleh Dalberto. Laga ini berakhir imbang 1-1 menyusul gol bunuh diri Betinho pada menit ke-88.
Terbaru, Arema FC mendapatkan hadiah penalti saat menjamu Bhayangkara Presisi dalam pekan ketiga Super League, Jumat (22/8/2025) sore.
Hadiah penalti untuk Arema FC terjadi pada masa injury time babak kedua karena Dalberto dijatuhkan M. Ferarri di dalam kotak penalti, yang kemudian dikonfirmasi setelah pemeriksaan VAR oleh wasit.
Dalberto Luan sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-90+7, sekaligus membuat Arema menyelesaikan laga ini dengan kemenangan 2-1 atas Bhayangkara. (faw/but)






