Sampang (beritajatim.com) – Kasus pembakaran kendaraan milik Abd. Manan (37), warga Dusun Braalah, Desa Bajrasokah, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, masih menyisakan misteri besar.
Peristiwa yang terjadi pada dini hari, Minggu (17/8/2025), itu menimbulkan tanda tanya terkait motif serta siapa pelaku di balik aksi brutal tersebut.
Polres Sampang kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku. Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menegaskan pihaknya masih terus melakukan proses lidik terhadap kasus ini.
“Penyelidikan masih terus berjalan. Jika ada perkembangan lebih lanjut, pasti akan kami sampaikan,” ujar AKP Eko, Jumat (22/8/2025).
Berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian ia mendengar suara mencurigakan di sekitar rumah. Saat hendak keluar, pintu rumahnya justru ditahan dari luar oleh para pelaku, membuatnya tidak bisa menyelamatkan kendaraannya.
Dalam kondisi panik, Abd. Manan hanya bisa melihat mobil Toyota Avanza dan sepeda motor miliknya hangus dilalap api di garasi rumah.
Korban menyebut terdapat empat orang yang diduga terlibat dalam pembakaran tersebut, namun identitas mereka belum dikenali. Akibat insiden ini, kerugian ditaksir mencapai Rp165 juta. Mobil milik korban hanya tersisa kerangka, sementara sepeda motornya juga habis terbakar.
“Kami dari pihak kepolisian berjanji akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas dan menangkap para pelaku,” pungkas AKP Eko. [sar/ian]






