Malang (beritajatim.com) – Dua laga kandang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang sepi penonton. Pertama saat melawan PSBS Biak jumlah penonton di Stadion Kanjuruhan pada Senin (11/8/2025) jumlah penonton hanya 2.336 orang yang datang.
Pada laga perdana di Liga 1 melawan PSBS, Singo Edan menang dengan skor meyakinkan 4 – 1. Di laga kandang kedua saat melawan Bhayangkara FC, jumlah penonton justru lebih sedikit yakni sebanyak 840 orang.
Dalam laga ini, Arema FC kembali meraih kemenangan di kandang dengan skor 2-1. Singo Edan menyapu bersih 2 kemenangan yang digelar di kandang namun animo penonton masih sepi.

Koordinator Presidium Aremania Utas, Ali Rifki mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan Stadion Kanjuruhan sepi dalam 2 laga terakhir. Pertama di laga melawan Bhayangkara FC digelar di hari Jumat (22/8/2025).
“Pertama digelar pada hari Jumat. Kedua masih penyesuaian,” ujar Ali usai laga melawan Bhayangkara FC.
Ali menyebut Aremania Utas sebagai organisasi perkumpulan suporter tidak bisa memaksa suporter untuk datang ke stadion. Namun, dia optimis jika Arema FC terus meraih kemenangan animo Aremania datang ke Stadion Kanjuruhan akan kembali.
“Tapi kita berupaya membangun nuansa sepak bola di Malang ini lebih baik lagi. Saya rasa kalau terus menang animo penonton untuk melihat langsung ke stadion akan kembali lagi,” ujar Ali. (luc/but)







1 Komentar
Masalah penonton sepi di kanjuruhan bukan masalah hari jumat atau hari kerja… Tapi tiket yg terlalu mahal.. Manajemen jangan terlalu ego dg pasang harga mahal… Turunkan harga tiket.. Pasti animo suporter kembali ramai. Kalau masih harga mahal,, sampai selesai liga penonton gak akan mau datang ke stadion..