Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC mengimbau sekaligus mengingatkan seluruh elemen suporter Madura Bersatu, agar selalu solid mendukung tim dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Himbauan tersebut tidak lepas dari adanya sanksi yang diterima manajemen Laskar Sape Kerrab, khususnya ketika menjamu Persis Solo, pada laga pekan pertama Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (9/8/2025) lalu.
Pada laga tersebut, Madura United gagal mengamankan poin akibat kekalahan 1-2 dari Persis Solo. Bahkan mereka juga harus menerima dua sanksi sekaligus dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persis Solo, serta temuan fakta aksi pelemparan botol kemasan air mineral ke arah lapangan oleh penonton Madura United.
Bahkan akibat sanksi tersebut, pihak manajemen harus mengeluarkan biaya sanksi hingga mencapai angka sebesar Rp 45 juta. Meliputi kegagalan mengantisipasi kehadiran suporter tamu dengan nominal sebesar Rp 25 juta, serta aksi pelemparan botol air mineral sebesar Rp 20 juta.
“Kami ingin menegaskan kembali kepada seluruh suporter Madura United agar selalu mematuhi aturan dan regulasi pertandingan sesuai ketentuan yang berlaku, tidak diperbolehkan adanya kehadiran suporter tim tamu di laga tandang. Aturan ini dibuat demi menjaga keamanan, kenyamanan, serta kelancaran jalannya kompetisi,” kata Manajer Madura United FC, Umar Wachdin, Kamis (21/8/2025).
Selain itu pihaknya sangat berharap suporter Madura Bersatu, all out memberikan dukungan terbaik dalam mendukung tim dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Super League musim ini.
“Kami mengimbau agar seluruh suporter senantiasa mendukung tim dengan cara yang positif, kreatif, dan tanpa menimbulkan kericuhan. Jangan sampai tindakan segelintir oknum justru merugikan klub dan mencederai semangat sportivitas yang kita junjung bersama. Salam Settong Dhere (salam satu hati),” tegasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menerima berbagai konsekuensi yang dinilai melanggar regulasi maupun ketentuan yang berlaku, tentunya dengan tetap melakukan evaluasi untuk perbaikan di pertandingan selanjutnya.
“Kami menghormati dan menerima keputusan yang telah dijatuhkan oleh Komdis PSSI terkait hasil sidang yang diumumkan, kami memahami bahwa setiap keputusan diambil berdasarkan regulasi yang berlaku, dan hal ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami sebagai klub profesional untuk terus memperbaiki diri di masa depan,” pungkasnya.
Selanjutnya, tim binaan Angel Alfredo Vera akan kembali menjalani laga kandang kedua, sekaligus laga pekan ketiga Super League 2025 menjamu Persita Tangerang, di Stadion Gelora Pamelingan Pamekasan, Minggu (24/8/2025) mendatang. [pin/aje]






