London (beritajatim.com) – Premier League baru merampungkan matchweek pembuka. Tetapi, Arsenal jadi personel big six yang paling pusing lantaran krisis striker. Itu dipicu Kai Havertz yang cedera lutut. Cedera itu didapatnya dari sesi latihan.
“Havertz bakal menepi dalam waktu yang cukup lama jika hasil pemeriksaannya gawat. Arsenal berpacu dengan waktu mendatangkan striker pengganti,” tulis The Athletic.
Hanya tersisa Viktor Gyokeres satu-satunya striker murni yang dimiliki The Gunners. Itu pun dia belum beradaptasi sepenuhnya dengan taktik tactician Mikel Arteta. Itu terbukti ketika Gyokeres bahkan 0 tembakan saat melawan Manchester United (17/8).
Sebenarnya, masih ada Gabriel Jesus. Tetapi, striker asal Brasil itu juga sedang pemulihan cedera ACL. Jesus juga tipikal pemain yang rentan cedera. Leandro Trossard juga bisa didorong ke depan jika dibutuhkan.
Striker Aston Villa Morgan Rogers jadi bidikan serius Arsenal menggantikan Havertz. Musim lalu, dia mencetak 8 gol dan 11 assist dari 37 matchweek. Statistik yang membawanya memenangi PFA Young Player of the Year tahun ini.
Karakteristik striker 23 tahun itu juga serupa Havertz; piawai di banyak posisi. Selain striker, Rogers juga bisa beroperasi sebagai wide attacker, gelandang serang, gelandang kanan-kiri, dan second striker.
Untuk harga, diyakini akan menembus GBP50 juta (Rp1,1 triliun). Nominal yang sebenarnya tidak terlalu sulit bagi Arsenal.
Masalahnya, bursa transfer musim panas ini bakal ditutup pada 1 September mendatang. Artinya, Arsenal hanya memiliki waktu kurang dari dua pekan untuk mendatangkan Rogers. (dio)






