Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengambil langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian dan menjamin ketersediaan air baku menghadapi potensi kekeringan.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), sebanyak 11 proyek pembangunan dan perbaikan embung dikebut pengerjaannya sepanjang tahun 2025.
Inisiatif ini mencakup pembangunan tujuh embung baru yang tersebar di beberapa kecamatan serta normalisasi atau pengerukan empat embung yang sudah ada untuk mengembalikan kapasitas tampungan.
Proyek vital ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan perubahan iklim dan menjaga stabilitas panen para petani.
Kepala Bidang Air Baku dan Irigasi Dinas PU SDA Bojonegoro, Bungku Susilowati mengonfirmasi bahwa progres keseluruhan proyek infrastruktur air ini telah melampaui separuh jalan, dengan capaian fisik mencapai 67 persen.
“Kami sangat optimistis. Bahkan, lima dari tujuh titik pembangunan embung baru sudah selesai 100 persen dan siap difungsikan,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).
Di samping membangun fasilitas baru, Pemkab Bojonegoro juga fokus pada revitalisasi tampungan air yang ada. Empat proyek normalisasi embung dijalankan secara paralel untuk memastikan fungsinya kembali optimal dalam menampung air hujan, yang nantinya menjadi sumber irigasi utama saat musim kemarau tiba.
Bungku menambahkan, percepatan penyelesaian seluruh proyek ini menjadi prioritas utama. Tujuannya agar manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama para petani yang sangat bergantung pada ketersediaan air untuk lahan pertanian mereka.
“Ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi merupakan bagian dari visi besar untuk mewujudkan Bojonegoro yang mandiri secara pangan dan lebih tangguh dalam menghadapi dampak perubahan iklim,” pungkasnya. [lus/ted]
Pembangunan embung baru tersebut berlokasi di daerah rawan kekeringan, antara lain:
– Desa Ngaglik, Kecamatan Kasiman
– Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan
– Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem
– Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberejo
– Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem (dua lokasi)
– Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem






