Surabaya (beritajatim.com) – Striker asing Persebaya Surabaya, Mihailo Perovic, mulai menjadi sorotan suporter. Pasalnya, dalam dua laga awal BRI Super League 2025/2026 kontra PSIM dan Persita Tangerang, penyerang asal Montenegro itu belum juga mencetak gol meski selalu tampil sebagai starter dan bermain penuh 90 menit.
Ketajamannya sebagai ujung tombak pun mulai diragukan. Namun, pelatih Eduardo Perez tetap memberikan pembelaan. Menurutnya, kontribusi Mihailo tak bisa hanya diukur dari jumlah gol.
“Orang-orang hanya berpikir dalam hal mencetak gol, tetapi sebaliknya, jika Anda melihat transisinya, itu karena satu bola yang Mihailo kendalikan, dikendalikan tanpa sentuhan,” ujar Eduardo, Rabu (19/8/2025).
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan Mihailo tetaplah bagian penting dalam skema permainan Bajol Ijo. “Tentu saja striker selalu melihat gol yang dicetak. Dan Mihailo akan mencetak gol, Anda akan segera melihatnya dan banyak gol. Karena dia adalah salah satu pemain yang sangat bagus dan sangat penting bagi kami,” imbuhnya.
Musim lalu, Mihailo memiliki catatan impresif bersama FK Jezero dengan torehan 15 gol. Hal itu menjadi alasan Eduardo tak ragu mempercayainya. “Saya tidak khawatir. Mihailo adalah salah satu pemain yang sangat penting bagi kami. Saat ini dia tidak ada gol, tetapi dia akan mencetak gol, kami akan mencetak gol. Saya percaya padanya seratus persen,” tegasnya.
Meski begitu, Persebaya sejatinya masih memiliki opsi lain di lini depan. Nama Dejan Tumbas, yang kini kerap dimainkan sebagai bek kiri, bisa menjadi alternatif jika dibutuhkan.
Di tengah sorotan kepada Mihailo, kabar terbaru menyebut Persebaya akan mendatangkan pemain asing tambahan berposisi striker. Rumor menyebutkan bomber baru tersebut berasal dari Brasil. Kehadirannya bisa menjadi pemacu sekaligus ancaman bagi Mihailo: tetap dipercaya sebagai ujung tombak, atau harus berbagi peran dengan striker anyar. [kun]






