Madrid (beritajatim.com) – Kylian Mbappe mengawali musim bersama nomor 10 dengan baik. Striker Prancis itu mencetak satu-satunya gol ketika Real Madrid mengalahkan Osasuna 1-0 pada jornada pembuka LaLiga dini hari tadi.
Gol Donatello–julukan Mbappe–tercipta pada menit ke-51 via eksekusi penalti. Hadiah penalti diberikan wasit Adrian Cordero lantaran bek Osasuna Juan Cruz melanggar Mbappe di kotak terlarang.
“Kembali ke Estadio Santiago Bernabeu dengan kemenangan penting untuk mengawali musim ini,” takarir Mbappe di Instagram-nya.
Memang, gol terkesan remeh karena tercipta dari titik putih. Tetapi, ada fakta tak terbantahkan bahwa striker 26 tahun tersebut memang paling merepotkan kini belakang lawan ketika merangsek ke kotak penalti lawan.
Dilansir Sofacore, Mbappe tercatat sebagai pemain terbanyak menghasilkan hadiah penalti di lima liga elite Eropa sejak 2015–2016 dengan 24 kali. Itu didapatnya dalam 281 laga atau 0,085 penalti per laga.
Di posisi runner-up ada Jamie Vardy dengan 23 penalti dari 308 laga. Raheem Sterling ada di tempat ketiga (22 penalti dari 301 laga).
Tetapi, jika tolok ukurnya adalah rasio, maka Neymar adalah yang terbanyak. Mantan rekan setim Mbappe di Paris Saint-Germain itu menghasilkan 20 penalti hanya dari 176 laga atau 0,11 penalti per laga.
“Aku tidak tahu apakah ada hubungannya dengan nomor 10. Tetapi, dia (Mbappe, Red) sangat berhasrat untuk melampaui pencapaiannya musim lalu yang juga luar biasa,” ujar entrenador Real Xabi Alonso dilansir AFP.
Pada musim debutnya, Mbappe mencetak 44 gol dan 5 assist dari 59 laga. Itu merupakan statistik terbaik untuk musim debut dalam sejarah Real. (dio)






