Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati kembali hadir di tengah masyarakatnya dengan kepedulian yang nyata, Senin (19/8/2025). Perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu mendatangi langsung kediaman dua warga Kelurahan Sukorame dan dua warga Kelurahan Ngampel. Kehadiran Mbak Wali bukan sekadar formalitas, melainkan untuk menyerahkan bantuan biaya hidup dan alat disabilitas secara langsung kepada warganya.
Baginya, melihat kondisi warga secara langsung jauh lebih berarti. “Para penerima manfaat ini memang kondisi ekonominya kurang baik. Sehingga pemerintah hadir untuk membantu, baik biaya hidup maupun alat bantu disabilitas. Harapannya bisa membantu mobilitas penerima manfaat serta meningkatkan kualitas hidup dari warga Kota Kediri,” ungkap Mbak Wali.
Ia pun meminta Dinas Sosial berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar ada pendampingan lebih lanjut, terutama dari sisi kesehatan. Menurutnya, bantuan pemerintah tidak boleh berhenti pada kebutuhan sehari-hari, namun juga harus menjangkau aspek kesehatan penerima manfaat.
Kunjungan ini membuka kisah menyentuh dari Naviya, bocah 9 tahun asal Kelurahan Ngampel. Sejak usia empat bulan, ia menderita epilepsi setelah mengalami kejang. Hingga kini, Naviya harus mengonsumsi obat seumur hidup dan rutin fisioterapi setiap Kamis di Dinas Sosial. Bantuan berupa penyangga punggung, matras rebounded, dan insole kaki menjadi harapan baru bagi keluarganya.
“Terima kasih kepada Mbak Wali dan Pemerintah Kota Kediri. Alhamdulillah semua bantuan berupa penyangga punggung, matras/kasur rebounded dan insole kaki yang diberikan untuk anak saya InsyaAllah bermanfaat. Semoga Kota Kediri juga semakin lebih baik lagi,” tutur Agustia, ibu Naviya, penuh rasa syukur.
Selain Naviya, bantuan kursi roda multifungsi diberikan kepada Ponidi (64 tahun) yang lumpuh akibat stroke. Sementara itu, Sariyani (56 tahun) penderita katarak menerima bantuan biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta. Ada pula Panut (60 tahun) yang tengah berjuang melawan trauma. Seluruh penerima manfaat juga mendapatkan paket sembako untuk kebutuhan sehari-hari mereka.
Melalui aksi ini, Mbak Wali menegaskan kembali bahwa kehadiran pemerintah bukan hanya sekadar program, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan warganya, terutama mereka yang masuk dalam kelompok rentan agar tetap bisa berdaya.
Dalam penyaluran bantuan ini, turut hadir Kepala Dinas Sosial Paulus Luhur Budi, Camat Mojoroto Bambang Tri Lasmono, Lurah Sukorame Vita Sari, Lurah Ngampel Subagyo, serta RT, RW dan TRC setempat. [nm/ian]






