London (beritajatim.com) – Label Chelsea sebagai juara Liga Conference dan Piala Dunia Antarklub tidak berlaku di Premier League. Buktinya, mereka baru saja bermain imbang tanpa gol dengan kampiun Piala FA dan Community Shield, Crystal Palace.
Padahal, laga dimainkan di kandang Chelsea di Stamford Bridge. Beberapa pemain baru juga diturunkan tactician Enzo Maresca. Antara lain Joao Pedro, Jamie Gittens, dan Estevao Williams. Dua nama awal bahkan jadi starter.
Bahkan, sebenarnya The Blues bisa menelan kekalahan di depan pendukungnya sendiri. Itu setelah sepakan bebas Eberechi Eze yang menjebol gawang Robert Sanchez pada menit ke-13.
Tetapi, setelah diteliti via VAR, gol batal disahkan wasit Darren England. Sebab, ada pelanggaran yang dilakukan oleh Marc Guehi kepada Moises Caicedo.
“Itu (gol Palace dianulir, Red) memang layak karena ada dorongan kepada Caicedo. Imbasnya, aku tidak bisa melihat arah bola dengan jelas. Bola akhirnya meluncur di atas kepalaku,” ujar Sanchez dilansir Daily Mail.
Hasil seri yang sangat disayangkan. Sebab, Chelsea menguasai 71 persen ball possession. Mereka juga melepaskan 19 tembakan berbanding 12 tembakan milik Palace.
Tetapi, untuk urusan tembakan tepat sasaran, Palace lebih unggul di 4 tembakan atau sepertiga dari total tendangan. Sedangkan Chelsea hanya 3 tembakan yang mengarah ke gawang.
“Kami kecewa (dengan gol Eze yang dianulir VAR, Red). Tetapi, penampilan kami cukup apik dan bisa lebih baik lagi,” ujar bek Palace Chris Richards kepada BBC. (dio)






