Surabaya (beritajatim.com)- Pacitan terkenal dengan pantai yang mempesona dan guanya yang indah. Pacitan juga memiliki makanan tradisional yang memikat. Cenil, jajanan pasar berwarna-warni dengan tekstur kenyal dan rasa manis yang khas.
Cenil bukan sekadar camilan bagi penduduk lokal tetapi juga bagian dari kenangan masa kecil dan representasi kehangatan pasar tradisional. Cenil khas Pacitan, disajikan dengan parutan kelapa dan siraman gula merah cair, siap memanjakan lidah siapa saja yang mencicipinya.
Cenil Pacitan memiliki pesona yang sulit ditolak. Ada aroma kelapa parut segar yang khas dan warna-warninya yang memikat mata. Setelah digigit, rasanya kenyal tetapi tidak lengket di gigi, dan manisnya luar biasa dari gula merah cair yang masih hangat. Menikmatinya di tengah hiruk pikuk pasar tradisional di pagi hari memberikan sensasi yang hangat dan akrab.
Tidak hanya makanan yang mengenyangkan, tetapi cenil membawa kembali kenangan masa kecil dan menjadi bagian dari sejarah kuliner Pacitan. Meskipun bentuknya sederhana, setiap gigitannya membawa aroma yang benar-benar asli, seperti rasa rumah yang ingin dirindukan. Biasanya makanan ini diberi rasa nanas dari perasan buah nanas. Terkadang juga makanan ini dibuat dari mie bihun sebagai bahan dasar.
Makanan ini banyak juga diminati semua kalangan, mulai dari anak kecil, remaja, dan orang tua. Makanan ini bisa menjadi pilihan kalian untuk membuat makanan khas dari pacitan dan bisa kalian nikmati jika ingin membuat jajanan manis dibuat dengan mudah dan enak rasanya.
Imelda Faizza Indriani






