Jombang (beritajatim.com) – Pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, puluhan peserta gerak jalan di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pingsan saat mendekati garis finish, Kamis (14/8/2025).
Cuaca panas dan dehidrasi menjadi penyebab utama kejadian tersebut. Peserta gerak jalan yang terdiri dari 229 pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK, terpaksa mendapatkan pertolongan medis setelah kelelahan akibat sengatan matahari yang terik.
Lettu Muntoha, Babinsa Miagan Koramil Mojoagung, menyatakan bahwa sekitar 26 peserta dari total 229 orang pingsan dalam perjalanan. “Dari jumlah itu, kurang lebih 26 peserta jatuh pingsan,” ujar Muntoha.
Kejadian ini berlangsung antara pukul 11.00 hingga 12.00 siang, saat matahari berada di puncaknya, menyebabkan suhu yang sangat panas di sepanjang rute.
Peserta yang pingsan segera dibawa menggunakan empat ambulans menuju berbagai fasilitas kesehatan terdekat. Klinik Assalamah, Puskesmas Miagan, PKU Muhammadiyah Mojoagung, dan Puskesmas Gambiran menjadi tempat pertolongan pertama bagi para peserta yang kelelahan.
Meskipun pingsan, kondisi peserta tidak ada yang parah dan setelah mendapatkan perawatan medis, mereka mulai membaik.
Rute gerak jalan kemerdekaan ini dimulai dari makam Sayyid Sulaiman di Desa Mancilan dan berakhir di alun-alun Cemara, Desa Miagan. Sejumlah peserta mengaku sulit menahan teriknya matahari yang menyengat sepanjang perjalanan, terutama menjelang garis finish.
Keberhasilan kegiatan ini tetap tercapai meskipun ada sejumlah kendala terkait kondisi fisik para peserta. Meskipun ada insiden peserta yang pingsan, kegiatan ini tetap menjadi momen penting dalam memperingati kemerdekaan Indonesia yang ke-80, yang diikuti dengan semangat yang tinggi oleh generasi muda di Kecamatan Mojoagung. [suf]






