Jakarta (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya kalah dalam pertandingan pertama di kompetisi Super League musim 2025/2026. Bajul Ijo tumbang di tangan PSIM Yogyakarta dengan skor 0-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Jumat (8/8/2025) malam.
Babak Pertama
Pertandingan berlangsung seru sejak menit pertama. Bahkan, Toni Firmansyah menjadi pemain Persebaya pertama yang mendapatkan kartu kuning musim ini.
Toni diganjar kartu kuning saat babak pertama baru memasuki menit kesepuluh usai melanggar pemain asing PSIM, Corfe Deri Antony.
Selepas itu, Persebaya berupaya untuk mencetak gol dari serangan balik cepat. Kesempatan didapat dari aksi Malik Risaldi. Namun bola berhasil disapu lini belakang PSIM.
Kemudian Persebaya mengancam dari sundulan Dejan Tumbas pada menit ke-18. Sayangnya, kiper PSIM Cahya Supriadi berhasil menghalau bola yang mengarah tepat ke gawang.
Selang beberapa menit kemudian, PSIM mendapat kesempatan emas lewat Corfe Deri Antony pada menit ke-21. Namun tembakannya belum tepat sasaran.
Meski kedua tim saling berbalas serangan, namun tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Kedua tim bermain sama kuat 0-0.
Babak Kedua
Persebaya melakukan pergantian pemain ketika babak kedua memasuki menit ke-58. Kadek Raditya masuk menggantikan Toni Firmansyah. Kehadiran Kadek bertujuan untuk memperkuat sektor gelandang bertahan di tim Bajul Ijo.
Dibandingkan babak pertama, Persebaya tampil lebih agresif pada paruh kedua ini. Sebaliknya, PSIM lebih mengandalkan serangan balik.
Namun anak asuh Eduardo Perez itu masih kesulitan untuk mencetak gol hingga menit ke-70. Serangkaian serangan Bajul Ijo selalu kandas di kotak pertahanan PSIM.
Tak puas dengan performa lini serang, Edu Perez merombak komposisi pemain di lini depan. Rizky Dwi dan Gali Freitas diturunkan untuk menggantikan Mihailo Perovic dan Malik Risaldi menit ke-76.
Tidak berselang lama setelah merumput, Rizky Dwi langsung mendapatkan kesempatan emas. Hanya saja ia gagal menjangkau bola, sehingga kesempatan itu terbuang percuma.
PSIM tampil menekan pada penghujung babak kedua. Bahkan ada tiga kesempatan emas yang diperoleh Ze Valente, namun gagal menjadi gol.
Gol akhirnya tercipta pada menit ke-90+2 lewat sundulan Ezequiel Vidal usai memanfaatkan umpan lambung Dede Sapari. PSIM mengakhiri pertandingan ini dengan keunggulan 1-0. (faw/ian)






