Gresik (beritajatim.com) – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Gresik berakhir ricuh setelah pelaku kepergok warga dan menjadi sasaran amuk massa. Peristiwa ini dialami Adi Setiawan (26), warga Kelurahan Pakis Gang II/37, Kecamatan Pakis, Kota Surabaya, saat menjalankan aksinya di Jalan Raya Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Pelaku dihajar beramai-ramai, sementara motor yang digunakannya dibakar hingga hangus oleh warga yang geram terhadap tindak pidana curanmor.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham, menjelaskan kejadian itu berlangsung pada Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 04.30 WIB. Korban, Agus Harianto (46), warga Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, sedang berjualan tempe dengan mengendarai motor Honda Vario W 6913 DJ.
“Korban sebelum kejadian mengantar jualannya ke warung. Kemudian motornya diparkir di pinggir jalan tidak terkunci setir. Sewaktu hendak kembali, motornya sudah tidak ada,” ujarnya.
Mengetahui motornya raib, korban melihat seorang pelaku lain melarikan diri. Sementara Adi Setiawan yang berusaha kabur menyusul rekannya dengan motor Honda Vario L 6455 BAE mengalami kendala karena motornya mati mendadak. Kondisi itu dimanfaatkan warga untuk menangkapnya.
“Akhirnya pelaku dimassa warga beramai-ramai. Sementara motornya yang disita dibakar hingga hangus. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polsek Driyorejo,” kata Musirham.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian material sekitar Rp20 juta. Pelaku yang babak belur usai dimassa langsung dibawa ke rumah sakit. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
“Kami mengamankan barang bukti satu unit motor Honda Vario L 6455 BAE milik pelaku dalam keadaan habis dibakar,” tambahnya.
Saat ini, petugas masih memburu pelaku lain yang berhasil kabur membawa motor korban. “Masih dalam penyelidikan dan melakukan pengejaran pelaku lainnya. Mohon waktunya supaya pelaku segera diamankan,” pungkasnya. [dny/beq]






