Newcastle (beritajatim.com) – Saga transfer yang melibatkan Alexander Isak dan Benjamin Sesko masih jauh dari selesai. Bahkan, akhir dari nasib dua striker itu belum bisa diprediksi. Terbaru, Isak dilaporkan segera kembali ke Newcastle United.
Ya, beberapa hari lalu striker asal Swedia itu “kabur” untuk berlatih di markas Real Sociedad. Itu diyakini jadi upaya Isak untuk segera pergi dari Newcastle menuju Liverpool FC.
Tetapi, kemarin tawaran LFC sebesar GBP120 juta (Rp2,61 triliun) ditolak Newcastle. Penyebabnya ada dua. Yang pertama, Newcastle belum menemukan pengganti sepadan. Yang kedua, nominal tersebut masih kurang dari target Newcastle sebesar GBP150 juta (Rp3,26 triliun).
Misi dari The Magpies adalah mempertahankan Isak setidaknya musim ini. Sebab, musim ini mereka kembali bermain di Liga Champions yang menuntut kualitas dan kedalaman skuad terbaik.
“Aku tidak tahu apa yang akan terjadi kepadanya (Isak, Red). Tetapi, kami akan selalu melindungi dan mendukungnya. Aku masih ingin dia mengenakan jersey Newcastle (musim ini, Red)” ujar tactician Newcastle Eddie Howe kepada The Athletic.
Di saat Isak kembali berlatih dan peluangnya bertahan cukup besar, pendekatan Newcastle kepada Benjamin Sesko terus berjalan. Mereka juga baru saja melayangkan tawaran EUR75 juta (Rp1,4 triliun) kepada RB Leipzig untuk Sesko.
Sinyal bahwa Sesko bakal dilepas RBL terlihat dengan dia yang absen melawan Atalanta BC pada laga pramusim malam ini. Minimal pekan depan kepergiannya bisa terkonfirmasi.
Memang, striker 22 tahun itu awalnya diproyeksikan sebagai suksesor Isak. Tetapi, menduetkan keduanya di lini depan juga bukan hal buruk.
Tetapi, untuk realisasi Sesko, Newcastle mendapat saingan berat dari Manchester United. Meski absen di Liga Champions, pesona United masih cukup kuat untuk memikat Sesko.
Jika Newcastle mampu menahan Isak, maka kepergian Sesko ke United bukan masalah besar. Sama seperti ketika Hugo Ekitike yang lebih memilih merapat ke LFC bulan lalu. (dio)






