Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah pedagang bendera maupun umbul-umbul Agustusan mulai memadati berbagai ruas jalan di sudut Kota Pamekasan, mereka menjajakan barang dagangan dalam rangka menyambut momentum Hari Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia, Tahun 2025.
Para pedagang tersebut membuka lapak di berbagai jalan protokol di wilayah setempat, khususnya di berbagai sudut Kota Pamekasan. Seperti di Jl Agus Salim, Jl Jokotole, Jl Kabupaten, Jl Kesehatan, Jl Trunojoyo, serta beberapa jalan lainnya.
Bahkan sebagian para pedagang berasal luar daerah, beberapa di antaranya dari wilayah di Jawa Barat. Seperti pedagang asal Garut, Saifuddin mengaku rutin membuka lapak bersama rekan-rekannya di Pamekasan, khususnya ketika memasuki bulan Agustus.
Aktivitas sebagai pedagang bendera tersebut dilakukan cukup lama, bahkan sejak belasan tahun lalu. “Kami sudah jualan bendera dan umbul-umbul sekitar 17 tahun, tapi kalau di Madura, sekitar 10 tahun. Tiga tahun jualan di Sumenep, sisanya jualan di Pamekasan,” kata Saifuddin, Kamis (31/7/2025).
“Selama ini dalam setiap tahun kami memang rutin membuka lapak di Pamekasan, terlebih disini (Pamekasan) cukup ramai dibanding daerah lain di Madura. Sehingga pendapatan tiap hari bisa mencapai sekitar Rp 200 ribu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya membuka lapak bersama puluhan rekan seperjuangan untuk mengais rezeki di Pamekasan. “Alhamdulillah setiap hari selalu laku terjual, apalagi barang yang kami jual juga beragam jenis dan ukuran,” jelasnya.
“Begitu juga dengan harga yang kami pasang juga variatif, tergantung jenis dan ukuran. Mulai dari harga Rp 15 ribu hingga Rp 200 ribu. Jadi kami sengaja menyediakan berbagai ukuran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik untuk dipasang di rumah maupun di tempat usaha,” pungkasnya. [pin/ted]






