Surabaya (beritajatim.com) – Tim Taekwondo Polda Jawa Timur berhasil memboyong 12 medali emas dalam ajang Kapolri Cup di Semarang. Namun, pencapaian tersebut belum sepenuhnya memuaskan pelatih AKP Satriyono. Ia menilai, masih ada peluang besar bagi para atlet untuk menambah perolehan medali, khususnya di kategori prestasi.
Pada kategori prestasi TNI-Polri, taekwondoin Jatim menyabet 1 emas dan 1 perak. Sementara di kategori prestasi umum meraih 1 emas dan 2 perunggu. Di kategori festival, kontingen Polda Jatim berhasil menorehkan 10 emas dan 4 perak.
“Untuk menentukan juara umum yang dihitung emas di kategori prestasi,” kata Satriyono, Kamis (31/7/2025).
Pelatih yang juga dikenal sebagai mantan atlet nasional kebanggaan Jawa Timur itu menjelaskan, persaingan di ajang Kapolri Cup tahun ini sangat ketat. Hal itu terlihat dari selisih medali yang tipis antara peringkat satu hingga empat.
“Persaingan cukup ketat dan kita masih bisa meraih prestasi,” imbuhnya.
Setelah Kapolri Cup, tim Taekwondo Polda Jatim kembali bersiap menghadapi dua agenda besar, yaitu Komodo Open II Tournament pada 8–10 Agustus di GOR Futsal Labuan Bajo dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 yang akan digelar di Kudus.
“Kalau untuk Kapolri Cup atletnya dari anggota Polda Jatim, namun untuk PON Bela diri tentu kita persiapkan lebih baik lagi karena skupnya lebih luas,” jelas pria yang sehari-hari menjabat sebagai KBO Satlantas Polrestabes Surabaya itu.
Terkait peluang di ajang PON Beladiri, Satriyono optimistis Jatim masih memiliki potensi besar meraih medali emas. Ia menyebut akan ada seleksi ketat untuk merekrut atlet yang masuk dalam Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda).
“Kalau petunjuk dari KONI Jatim, tahap awal Puslatda memprioritaskan atlet yang meraih medali di PON Aceh Sumut, namun untuk tahap selanjutnya adalah atlet dari pantauan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jatim yang berhasil meraih prestasi di ajang Kejurnas, Kejurda, Porprov maupun event lainnya,” tegas Satriyono yang juga menjabat sebagai Ketua Pembinaan dan Prestasi Binpres TI Jatim. [way/ian]






