Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak kembali menyelenggarakan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Bangkalan dan diikuti oleh puluhan nelayan dari berbagai wilayah pesisir.
Direktur Meteorologi Maritim, Dr. Eko Prasetyo, M.T., menjelaskan bahwa BMKG kini memiliki produk informasi cuaca yang semakin lengkap dan mendetail. Melalui platform digital yang tersedia, nelayan bisa mengakses data prakiraan gelombang hingga potensi keberadaan ikan di laut.
“Untuk info cuaca laut ada INAWIS BMKG, untuk penerbangan ada INA SIAM BMKG,” kata Eko, Rabu (30/7/2025).
Lebih lanjut, Eko menyebutkan bahwa produk BMKG kini tidak hanya mencakup laut dan udara, tetapi juga kondisi darat, yang dapat dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat. Informasi tersebut bisa diakses dengan mudah melalui berbagai aplikasi berbasis daring.
“Semuanya sangat mudah diakses, tinggal diketik di Google. Sesuai dengan nama-nama produk yang disampaikan tersebut,” tuturnya.
Dukungan terhadap program SLCN juga datang dari Komisi V DPR RI. Anggota Komisi V DPR RI Syafiuddin, menilai pelatihan ini sangat strategis dalam meningkatkan keterampilan nelayan dalam memanfaatkan teknologi saat melaut.
“Jika sebelumnya nelayan mencari ikan, sekarang berubah menjadi menangkap ikan. Karena dari sekolah ini nelayan akan diberikan ilmu untuk mengetahui titik lokasi ikan yang banyak dan info cuaca melalui aplikasi yang disediakan BMKG. Sehingga ini sangat bermanfaat bagi para nelayan,” paparnya.
Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Jakfar, juga mengapresiasi langkah BMKG dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkelanjutan dan disertai dengan pembinaan konkret.
“Saya berharap keberlanjutan kegiatan ini dapat diimbangi dengan dukungan perangkat dan pendampingan bagi para nelayan. Semoga kegiatan ini terus dilakukan di Kabupaten Bangkalan karena sangat penting dan berguna bagi masyarakat,” tandasnya. [asg/aje]






