Nganjuk – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi di Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk selama 40 hari. Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya baca dan meningkatkan literasi masyarakat, khususnya anak- anak dan remaja, melalui pendekatan yang interaktif, kreatif, dan berkelanjutan.
Dengan menjadikan Perpustakaan Desa Candiboto sebagai pusat kegiatan, para mahasiswa menginisiasi program-program unggulan seperti Pojok Baca Ceria, Tukar Cerita Layar, Tantangan Baca, Games Literasi, hingga Kelas Calistung di sekolah. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya minat baca dan terbatasnya fasilitas literasi yang menarik dan ramah anak di pedesaan.
Koordinator Desa dari tim KKN, Laras Inas Fathin (Sains Aktuaria ITS), menjelaskan bahwa pendekatan literasi tidak cukup hanya menyediakan buku, melainkan harus menciptakan ruang yang menyenangkan dan membangun keterlibatan warga.
“Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang hidup, tidak membosankan, dan menjadi pusat kegiatan belajar informal bagi masyarakat,” ujarnya.
Program ini mendapat dukungan penuh dari perangkat desa, perpustakaan, sekolah, dan ibu- ibu kader. Berbagai kolaborasi dilakukan, mulai dari kegiatan bersama anak-anak, pelabelan ribuan koleksi buku baru, hingga produksi video profil perpustakaan bersama masyarakat.
Kegiatan KKN ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan), dengan fokus pada penguatan fasilitas publik berbasis komunitas.
Selama dua pekan pertama, tim kloter 1 telah melaksanakan pelabelan 1000 buku, menata ulang ruang baca agar lebih ramah anak, serta menggandeng ibu-ibu kader, perangkat desa, dan pustakawan dalam berbagai kegiatan literasi yang partisipatif. Pada hari ke-19, digelar acara serah terima dari kloter 1 ke kloter 2 sebagai simbol keberlanjutan program.
Acara tersebut dihadiri oleh 11 mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan ITS, perangkat desa, serta perwakilan ibu-ibu kader. Dosen pembimbing, Ir. Safira Firdaus Mujiyanti, S.T., M.T., menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi mahasiswa dan dukungan masyarakat. Ia berharap program ini dapat terus berjalan dengan semangat kolaboratif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Program literasi ini kini memasuki tahap keberlanjutan dengan peralihan tugas dari kloter 1 ke kloter 2. Serah terima berlangsung secara simbolis dalam acara yang dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan ITS, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat. Diharapkan, semangat dan program yang telah dirintis dapat dilanjutkan secara konsisten hingga akhir masa KKN, serta menjadi pondasi bagi tumbuhnya budaya literasi berkelanjutan di Desa Candirejo.







