Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan unggul dengan berhasil mempertahankan sertifikat ISO 21001:2018 untuk Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan.
Sertifikasi internasional yang dikeluarkan oleh TUV NORD Indonesia tersebut berlaku selama tiga tahun ke depan, terhitung sejak Jumat (18/4/2025).
Sertifikat ISO/IEC 17021-1:2015 ini diberikan atas keberhasilan Ubaya dan Politeknik Ubaya dalam menjalankan sistem pengelolaan pendidikan berbasis Continuous Quality Improvement, sesuai dengan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Direktur Penjaminan Mutu dan Audit Internal (DPMAI) Ubaya, Dr. Ir. Dina Natalia Prayogo, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari proses penjaminan mutu yang telah berlangsung sejak 2023.
“Ubaya dan Poltek Ubaya selalu berkomitmen mewujudkan pendidikan unggul dan berdampak melalui continuous quality improvement,” ujarnya, Selasa (22/7/2025).
Menurut Dina, sebelum audit eksternal, Ubaya telah melakukan audit internal terhadap sepuluh klausul utama yang menjadi standar evaluasi.
Audit ini menggunakan sistem terintegrasi dari Audit Mutu Internal (AMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta didukung sistem informasi yang dikembangkan oleh Direktorat Sistem Informasi Manajemen (SIM).
“Setiap tahun dilakukan proses pengawasan dengan sampling program studi secara bergantian, didampingi seluruh unit penunjang. Ini menjadi bentuk nyata pemeliharaan budaya mutu di lingkungan kampus,” tambahnya.
Sebagai informasi, ISO 21001:2018 merupakan standar internasional yang dirancang khusus untuk lembaga pendidikan. Standar ini menekankan pentingnya peningkatan kepuasan peserta didik, efektivitas proses pendidikan, serta komitmen pada perbaikan berkelanjutan.
Dengan keberhasilan ini, Ubaya memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sistem tata kelola yang profesional dan terstandar internasional. [ipl/adv]






