Bondowoso (beritajatim.com) – Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Bondowoso dilaporkan hilang setelah mandi di aliran Sungai Bosamba, Desa/Kecamatan Wonosari, Bondowoso, pada Minggu (20/7/2025) sore.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa siswa kelas 3 tersebut semula sedang memancing bersama dua temannya di sekitar sungai.
Sekitar pukul 16.00 WIB, ia memutuskan masuk ke dalam aliran sungai, sebelum kemudian tak terlihat kembali di permukaan air.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Bondowoso, Slamet Yantoko, membenarkan adanya laporan anak hilang di area tersebut.
“Setelah mendapat laporan dari warga, tim kami langsung bergerak ke lokasi untuk bergabung dalam proses pencarian,” kata Slamet pada BeritaJatim.com, Minggu malam.
Hingga malam ini, pencarian masih terus dilakukan bersama warga, perangkat desa, dan aparat. “Sementara ini kita baru menemukan alat pancingnya dan peralatan pribadi,” sebutnya.
Menurut keterangan warga setempat, aliran Sungai Bosamba memiliki beberapa titik yang cukup dalam dan berarus kuat, yang berpotensi membahayakan siapa pun, terutama anak-anak.
Proses pencarian saat ini dilakukan secara gotong royong, melibatkan puluhan warga dengan peralatan seadanya.
Sementara itu, Satpol PP berkoordinasi dengan BPBD dan tim SAR untuk memperluas jangkauan penyisiran.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin. Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak untuk memastikan pencarian berjalan efektif,” tambah Slamet.
Pihak Satpol PP mengimbau kepada orang tua dan masyarakat agar lebih waspada dan memastikan anak-anak bermain di tempat yang aman dan dalam pengawasan.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Slamet. (awi/but)






