Yogyakarta (beritajatim.com) – Final Four Playoffs Pro Futsal League (PFL) 2024–2025 menyuguhkan laga panas akhir pekan ini. Kompetisi kasta tertinggi futsal Indonesia itu telah memasuki babak krusial, di mana empat tim terbaik bersaing memperebutkan tiket menuju grand final. Seluruh pertandingan digelar secara terpusat di GOR Among Rogo, Yogyakarta, dengan sistem dua leg yang berlangsung pada Jumat, 18 Juli 2025, dan Minggu, 20 Juli 2025.
Musim ini, PFL menggunakan format baru yang terdiri dari tiga tahap babak gugur: Elite 8, Final Four, dan The Finals. Tidak seperti fase reguler, pada babak playoff, kemenangan ditentukan bukan dari selisih gol agregat, melainkan dari raihan poin kemenangan. Bila terjadi hasil imbang, poin akan diberikan kepada tim dengan posisi lebih tinggi di klasemen akhir babak reguler.
Laga pertama Final Four mempertemukan dua wakil Jawa Timur, Unggul FC Malang kontra Bintang Timur Surabaya, yang dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB. Pertandingan ini bukan hanya pertarungan antar kota, tetapi juga adu gengsi dan kualitas tim terbaik dari Jawa Timur.
Bintang Timur datang ke laga ini dengan status sebagai pemuncak klasemen babak reguler dan menjadi unggulan kuat. Mereka melangkah ke Final Four setelah menyingkirkan Moncongbulo FC dengan dua kemenangan telak di babak Elite 8, masing-masing dengan skor 7–0 dan 4–0. Konsistensi dan kedalaman skuad menjadi kekuatan utama tim asal Surabaya ini.
Sementara itu, Unggul FC yang merupakan debutan musim ini, membuktikan diri sebagai kuda hitam yang berbahaya. Mereka mengalahkan Pangsuma FC Kalbar dalam laga ketat, menang 5–3 di leg pertama dan menahan imbang 3–3 di leg kedua. Meski secara peringkat berada di bawah BTS, mental bertanding Unggul FC tak bisa diremehkan.
Pertandingan kedua akan mempertemukan Fafage Banua Banjarmasin melawan Black Steel Papua, dua tim dengan kekuatan berimbang yang siap tampil all-out. Fafage tampil dominan di babak Elite 8 saat menghadapi Sadakata United, menang dua kali dengan skor mencolok 5–0 dan 7–0.
Black Steel, di sisi lain, harus melewati hadangan berat dari Comso JNE FC. Mereka sempat tertinggal secara skor dan tekanan, namun bangkit untuk menang 1–0 dan 4–3, menunjukkan mental juara sebagai pemegang gelar musim lalu.
Laga ini juga akan menjadi sorotan karena kehadiran Evan Soumilena, mesin gol Fafage Banua sekaligus top skor PFL musim ini dengan koleksi 32 gol. Penyerang yang pernah berseragam Black Steel itu hanya terpaut satu gol dari rekor gol terbanyak semusim (33 gol), yang ia ciptakan sendiri pada musim sebelumnya.
Dengan sistem tanpa hitung agregat dan hanya mengandalkan poin kemenangan di dua leg, setiap laga menjadi sangat menentukan. Bintang Timur dan Black Steel boleh jadi lebih difavoritkan, namun tekanan dari Unggul FC maupun Fafage Banua bisa saja menciptakan kejutan.
Pertandingan leg kedua akan berlangsung Minggu, 20 Juli 2025 malam dan disiarkan secara langsung melalui platform streaming RCTI+ dan MNCTVSports. (aga/beq)






