Surabaya (beritajatim.com) – Bumbu Bunda by Elia kini resmi berganti nama menjadi Bumbu Bunda, bersamaan dengan peluncuran logo baru yang mengusung nuansa lebih hangat dan homey. Rebranding ini menandai langkah baru perusahaan dalam menjangkau lebih banyak ibu di Indonesia yang tengah berjuang menghadapi tantangan masa MPASI (Makanan Pendamping ASI), mulai dari anak GTM (Gerakan Tutup Mulut), berat badan stagnan, hingga tumbuh kembang yang kurang optimal.
Perubahan nama dan identitas visual ini bertujuan membangun brand yang lebih kuat, mudah diingat, dan relevan dengan kebutuhan ibu-ibu muda di era digital. “Bumbu Bunda ini lahir karena dari problem saya sendiri. Rupanya tidak hanya saat mengASIhi yang bikin stres, tapi saat anak tidak mau makan, berat badannya terhambat, atau sampai tumbuh kembangnya terhambat karena kurang nutrisi. Maka dari itu, Bumbu Bunda ada di sini untuk menciptakan rasa yang alami dan nutrisi maksimal agar tumbuh kembang anak pun ikut optimal,” ujar Elia, founder Bumbu Bunda.
Bumbu Bunda menyasar segmen ibu-ibu yang menginginkan solusi praktis namun tetap sehat untuk asupan makanan anak. Seluruh produk Bumbu Bunda dibuat tanpa bahan pengawet dan tanpa penguat rasa, serta mengandung protein yang menjadi kunci penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.

“Untuk anak-anak pastinya pakai produk yang tanpa pengawet dan penguat rasa. Itu yang penting dulu. Kemudian usahakan yang paling dekat dengan real food-nya, jadi yang tidak pakai proses berbahaya itu yang perlu kita jauhi. Kelebihan Bumbu Bunda, setiap produknya selalu ada protein, tentunya menambah cita rasa yang alami. Karena anak MPASI itu adalah proses belajar makan jadi jangan sampai trauma dengan makanan,” ujar dr. Metta Satyani, Sp.GK.
Hal senada disampaikan dr. Kevin Mak, Medical Doctor dan Health Content Creator, yang menilai Bumbu Bunda sebagai solusi praktis berkualitas bagi ibu-ibu yang punya kesibukan tinggi. “Kita sebagai ibu pasti punya kesibukan. Nah, hacks dengan menggunakan produk seperti Bumbu Bunda ini, itu mempermudah dan yang paling penting produknya memang berkualitas. Ketika kita ingin memakai bumbu, punya Bumbu Bunda ini sudah terjamin kualitasnya,” katanya.
Logo baru Bumbu Bunda menggambarkan warisan rasa masakan ibu Indonesia, yang sederhana namun kaya makna. Selain memperkuat identitas merek, perubahan ini juga menjadi bagian dari persiapan ekspansi pasar secara nasional serta legitimasi digital, termasuk proses verifikasi akun media sosial resmi seperti Instagram.
Dengan nama baru yang lebih ringkas dan mudah dicari, Bumbu Bunda siap menjadi pilihan utama para ibu dalam mendampingi anak-anak mereka tumbuh sehat dan bahagia di masa-masa krusial MPASI. [beq]






