Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Mawardi memastikan semua sektor pelayanan di instansi yang dipimpinnya menerapkan layanan tanpa pungutan alias nol rupiah.
Hal tersebut disampaikan dalam Apel Anti Korupsi di Halaman Kantor Kemenag Pamekasan, Jl Brawijaya, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan, Kamis (17/7/2025). Dihadiri jajaran Kepala KUA, Penyuluh hingga Kepala Madrasah di lingkungan Kemenag Pamekasan.
“Kami bersyukur jika selama ini kita selalu komitmen, serta selalu kompak untuk menjauhi praktik korupsi, pungli dan gratifikasi. Bahkan komitmen ini sudah kita lakukan sejak 2005 lalu, dan terus kita lakukan dengan berbagai strategi berkelanjutan,” kata Mawardi.
Bahkan sebagai bentuk komitmen tersebut, pihaknya juga cukup intens melakukan sosialisasi anti korupsi, di antaranya setiap pelaksanaan upacara bendera setiap awal pekan. “Apel seperti ini rutin kita lakukan dengan mengumpulkan unsur dari pengawas, kepala madrasah, kepala KUA hingga staf untuk bersama-sama menyuarakan semangat anti korupsi,” ungkapnya.
“Terpenting adalah menyadarkan diri kita masing-masing, terutama kami pribadi sebagai pimpinan untuk memberi contoh. Terlebih kami juga sudah menerapkan SOP layanan berbasis online, seperti SIM-IZOP untuk izin operasional madrasah, izin majelis taklim hingga pendaftaran haji,” jelasnya.
Strategi lainnya dengan penerapan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai bentuk menjunjung tinggi transparansi. “Semua layanan kecuali yang bertarif resmi seperti haji dan nikah di luar kantor, semuanya zero cost alias gratis,” tegasnya.
“Artinya semua sektor layanan seperti legalisir, izin operasional, perwakafan hingga pembatalan haji itu nol rupiah dan tidak ada pungutan. Dan hal ini merupakan bagian dari budaya kerja kami,” sambung Mawardi.
Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap kinerja pegawai, sekaligus dinobatkan sebagai pegawai teladan karena dinilai komitmen menerapkan dan mendukung zona integritas di lingkungan Kemenag Pamekasan.
Ketiga pegawai yang mendapatkan apresiasi tersebut masing-masing Hairiyah dari Seksi Kehumasan, Safrawi sebagai Operator Barang Milik Negara (BMN), serta Mohammad Saifullah dari bagian Sarana dan Prasarana (Sarpras) Kemenag Pamekasan.
“Bu Hairiyah selalu aktif menyuarakan zona integritas melalui medsos maupun grup WA (WhatsApp), Pak Safrawi mendapat 7 penghargaan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) karena konsisten mengamankan aset negara. Sedangkan Pak Saifullah nyaris tidak pernah libur, bahkan merawat taman sendiri setiap hari, termasuk Sabtu dan Minggu,” pungkasnya. [pin/but]






