Kudus [beritajatim.com] – Final HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars akan mempertemukan All Stars Bandung melawan All Stars Tangerang. Partai puncak ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (13/7/2025) pukul 09.00 WIB di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, setelah kedua tim memastikan tiket usai melakoni laga semifinal yang sengit dan penuh determinasi.
All Stars Tangerang lebih dulu memastikan langkah ke final usai menundukkan All Stars Papua dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang dicetak Febri Arum pada menit ke-45, memanfaatkan celah dari skema serangan balik cepat yang menjadi senjata utama Tangerang. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak menit awal, All Stars Papua tampil agresif dengan keunggulan fisik, tetapi Tangerang disiplin menjaga lini pertahanan dan efektif mengandalkan counter attack.
“Alhamdulillah bisa masuk final. Karena sudah sampai di titik ini, kami akan kerja keras untuk jadi juara,” kata Febri Arum usai laga. Pelatih All Stars Tangerang, Saronih, juga memberikan apresiasi atas mental tangguh anak asuhnya dalam menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.
Sementara itu, All Stars Bandung tampil meyakinkan dengan mengalahkan All Stars Sumut 4-1. Dian Aprilia membuka keunggulan cepat di menit ke-5 dan sekaligus menutup pesta gol pada akhir laga. Dua gol lainnya dicetak Nayla Aulianti melalui sundulan dan tembakan terarah, memanfaatkan kelemahan koordinasi lini belakang Sumut.
“All Stars Sumut bermain alot dan punya counter attack bagus, tapi anak-anak bisa tetap fokus. Untuk final, kami siapkan strategi khusus menghadapi permainan cepat Tangerang,” ujar pelatih All Stars Bandung, Dian Nadia Mutiara.
Turnamen ini turut disaksikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, FIFA Director of Special Projects Theodore Giannikos, Pelatih Timnas Putri Mochi, serta Wamen PPPA Veronica Tan. Erick menegaskan bahwa HYDROPLUS Piala Pertiwi bukan sekadar turnamen, melainkan fondasi penting untuk membangun sepak bola putri sejak usia dini secara berjenjang dan berkelanjutan.
“Talenta muda butuh ruang kompetitif yang sehat dan terstruktur. Kami juga terus lanjutkan pembinaan lewat kompetisi KU10 dan KU12 yang kini sudah masuk tahun ketiga,” ujar Erick. Ia juga mencatat meningkatnya antusiasme pemain, orang tua, pelatih hingga komunitas sebagai sinyal positif kuatnya akar rumput sepak bola putri Indonesia.
President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono, menyampaikan apresiasinya terhadap semakin beragamnya bakat sepak bola putri dari berbagai daerah, termasuk luar Jawa. “Negara kita sangat kaya talenta. Semoga Pak Erick bisa meramu timnas putri yang bisa tembus Piala Dunia,” ungkap Victor.
HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars sendiri merupakan hasil kolaborasi PSSI, Bakti Olahraga Djarum Foundation, dan HYDROPLUS. Turnamen ini digelar serentak di 12 provinsi dan 16 kota seluruh Indonesia, sebagai upaya membangun sistem pembinaan sepak bola putri yang merata dan berkelanjutan. [can/beq]






