Bondowoso (beritajatim.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa proses penataan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bondowoso akan dilakukan secara bertahap dan profesional.
Prinsip utama yang dijalankan adalah menempatkan “the right man on the right place”. Sesuai dengan visi Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid.
Pernyataan ini disampaikan Fathur Rozi dalam sesi wawancara usai pelantikannya di Pendopo Bupati, Jumat (11/7/2025).
Ia menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Pemkab akan melaksanakan uji kompetensi untuk jabatan eselon II yang saat ini masih banyak kosong.
“Insya Allah kita segera lakukan uji kompetensi eselon II. Setelah itu dilanjutkan seleksi terbuka (open bidding) untuk 12 jabatan yang masih kosong. Setelah Selter selesai, baru bertahap ke eselon III, IV dan seterusnya,” jelasnya.
Fathur memastikan tidak akan ada praktik jual beli jabatan. Ia mengimbau ASN tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan posisi tertentu dengan iming-iming tertentu.
“Saya pastikan, tidak ada transaksi jabatan. Kalau ada yang menawarkan, jangan dipercaya. Pak Bupati punya komitmen kuat soal ini. Semua berdasarkan kompetensi dan kemampuan teman-teman ASN,” tegasnya.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo ini juga menekankan bahwa seluruh proses harus mengacu pada aturan dan anggaran yang tersedia.
“Uji kompetensi akan segera dilaksanakan, tapi saya harus cek dulu kesiapan anggaran dan regulasi. Jangan sampai cepat tapi melanggar aturan, kita tidak ingin ada masalah di kemudian hari,” katanya.
Sebagai penutup, Fathur mengajak seluruh ASN menjadi teladan masyarakat dan menjalankan peran sebagai pelayan publik yang bermartabat.
“ASN harus jadi contoh. Kalau tidak beretika, apalagi cacat hukum, itu jadi pertimbangan kami. Kita ingin Bondowoso kondusif dan damai. Apa yang jadi aspirasi masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.
Fathur Rozi juga mengajak semua pihak mendukung visi “Bondowoso BerkAH” — Berkualitas, Akseleratif, dan Holistik. (awi/ian)






