Pamekasan (beritajatim.com) – Proses Pemilihan Rektor Universitas Madura (UNIRA) Pamekasan, Periode 2025-2029, mulai memasuki tahapan pengajuan calon rektor terpilih ke Yayasan UNIRA sebagai pemilik wewenang penuh, terhitung sejak Senin (-7-14/7/2025) mendatang.
Dalam tahapan tersebut, terdapat dua figur yang digadang-gadang bakal memimpin universitas yang beralamat di Jl Raya Panglegur KM 3,5 Pamekasan, Madura. Masing-masing Dr Gazali dan Dr Moh Zayyadi.
Kedua figur tersebut juga sudah dipastikan lolos dari tahap pemilihan dan penetapan calon rektor oleh Senat pada Sabtu (5/7/2025) lalu. Sekaligus ditetapkan sebagai calon rektor dan berhak melanjutkan pada tahap berikutnya.
Namun sekalipun masih dalam tahap pengajuan kepada pihak Yayasan, justru beredar informasi jika Gazali dipastikan sebagai Rektor UNIRA untuk empat tahun ke depan. Sekalipun tahap penetapan dari Yayasan UNIRA dijadwal mulai Senin hingga Sabtu (14-26/7/2025) mendatang.
Memang berdasar hasil sidang Senat UNIRA, Gazali mendapatkan dukungan sebanyak 15 suara dari 25 anggota senat yang hadir. Sementara Moh Zayyadi mendapatkan sebanyak 9 suara dukungan, dan keduanya dinyatakan masuk nominasi calon rektor UNIRA.
“Sekalipun pengurus Yayasan tidak mempunyai hak suara untuk memilih (rektor), namun Yayasan mempunyai wewenang penuh untuk menentukan siapa yang akan dipilih untuk menjadi Rektor Universitas Madura,” kata Ketua Yayasan UNIRA, Amiril dikutip dari sumber internal UNIRA, Kamis (10/7/2025).
Bahkan dalam kesempatan tersebut, Amiril juga menegaskan jika pihaknya bisa saja menunjuk Moh Zayyadi sebagai Rektor UNIRA, sekalipun nama Gazali meraih suara terbanyak berdasar pemilihan suara senat.
“Jadi meskipun hasil suara senat Bapak Gazali memperoleh suara terbanyak, bisa jadi nanti rapat pengurus yayasan justru memilih Moh Zayyadi sebagai Rektor Universitas Madura,” tegasnya.
Hanya saja sekalipun tahapan penetapan rektor dengan SK Yayasan masih relatif lama, justru banyak beredar ucapan selamat jika Gazali dipastikan kembali melanjutkan masa pengabdian sebagai Rektor UNIRA, Periode 2025-2029.
Sementara untuk pelantikan rektor baru UNIRA Pamekasan, dijadwalkan digelar pada akhir bulan ini, tepatnya pada Selasa (29/7/2025) mendatang.
Untuk diketahui, Gazali merupakan rektor definitif menggantikan Faisal Estu Yuliyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Rektor UNIRA Periode 2021-2025. Namun di tengah perjalanan, Faisal Estu Yuliyanto meninggal dunia sebelum mengakhiri masa jabatan.
Dari peristiwa tersebut, Gazali yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor II UNIRA, dipilih sebagai rektor setelah melalui berbagai tahapan seleksi penjaringan. Ia pun akhirnya dikukuhkan dan dilantik oleh Yayasan UNIRA pada 13 Mei 2024. [pin/but]






