Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menegaskan saat ini timnya masih dalam tahap persiapan serius jelang kompetisi yang akan dimulai pada 8 Agustus 2025 mendatang. Namun, untuk sementara ia ingin memaksimalkan laga uji coba melawan Football West All Star yang akan digelar pada Rabu (9/7/2025).
“Kami sedang dalam proses persiapan untuk pertandingan persahabatan pertama, yang merupakan bagian dari persiapan tim,” ungkap Coach Edu, sapaan akrab pelatih asal Spanyol tersebut.
Eduardo menyadari bahwa masa persiapan Persebaya di Surabaya yang hanya sekitar satu minggu belum cukup ideal. Oleh karena itu, ia berupaya memaksimalkan waktu yang ada dengan meningkatkan kondisi fisik, membenahi performa, hingga memperkuat komunikasi antarlini.
“Kami perlu terus meningkatkan duri dan memanfaatkan waktu yang ada sebelim kompetisi dimulai. Setiap pertandingan penting bagi kami untuk melihat adaptasi pemain dengan konsep dan ide baru,” imbuhnya.
Dalam pemusatan latihan mini training camp di Australia kali ini, Persebaya membawa 20 pemain senior. Namun, dua pilar penting mereka, Rachmat Irianto dan Koko Ari, tidak ikut serta lantaran masih menjalani pemulihan cedera. Sementara dua talenta muda Bajol Ijo, Toni Firmansyah dan Michael Tata, juga absen karena harus memenuhi panggilan pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23.
Keputusan Persebaya menjalani pemusatan latihan di Australia dinilai sebagai langkah serius klub dalam membangun skuad kompetitif untuk menghadapi musim baru Liga 1 2025/2026. Manajemen berharap, agenda uji coba ini bisa menjadi ajang evaluasi sekaligus mengasah adaptasi pemain dengan taktik yang diterapkan Eduardo Perez. [way/beq]






