Malang (beritajatim.com) – Persaingan panas membumbung tinggi di langit Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Cabang olahraga aeromodelling dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX/2025 menyuguhkan duel ketat antara Kabupaten Kediri dan Kabupaten Magetan yang mendominasi perolehan medali hingga hari kedua, Kamis (3/7/2025).
Kedua daerah itu kompak mengantongi tiga medali emas. Namun, Magetan unggul tipis dengan tambahan satu perak dan satu perunggu, membuatnya memimpin klasemen sementara aeromodelling Porprov kali ini.
“Persaingan sebenarnya cukup seimbang. Tapi memang ada dua tim besar yang sekarang sudah berhasil mengoleksi tiga emas, yakni Magetan dan Kabupaten Kediri. Jadi untuk saat ini mereka hanya selisih perak dan perunggu saja,” ungkap Zainudin Ghozali, Technical Delegate (TD) cabor aeromodelling.
Menyusul di belakang mereka, Kabupaten Pamekasan berhasil meraih satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Sementara Tulungagung dan Kota Malang sama-sama membawa pulang satu medali emas.
Zainudin menilai, dengan sisa dua nomor yang masih akan dipertandingkan, hanya Magetan dan Kediri yang berpeluang merengkuh gelar juara umum di cabor aeromodelling.
“Masih ada dua nomor lagi yang bisa jadi penentuan untuk juara umum. Sementara daerah lain, kalau untuk mengejar gelar juara umum, sudah tidak ada kans,” imbuhnya.
Ia juga memuji pelaksanaan Porprov IX/2025 yang dinilai berjalan mulus tanpa kendala teknis berarti. Dukungan dari tuan rumah, Kabupaten Malang, dinilai sangat membantu kelancaran event yang banyak mengandalkan cuaca ini.
“Alhamdulillah dukungan dari KONI Kabupaten Malang juga cukup bagus. Sehingga kami bisa nyaman, atlet bertanding. Support masyarakat juga oke,” terang Zainudin. [kun]






