Surabaya (beritajatim.com) – Mengunyah permen karet sering dianggap sebagai kebiasaan ringan yang dilakukan untuk menghilangkan bosan atau menyegarkan nafas. Padahal, di balik itu semua, aktivitas sederhana ini menyimpan berbagai manfaat penting bagi tubuh.
Mulai dari meningkatkan konsentrasi hingga membantu sistem pencernaan, permen karet patut dipertimbangkan sebagai bagian kecil dari gaya hidup sehat. Berikut adalah 9 manfaat mengunyah permen karet yang perlu kalian ketahui!
1. Meningkatkan Konsentrasi dan Fungsi Otak
Mengunyah permen karet terbukti mampu meningkatkan aliran darah ke otak hingga sekitar 25 persen. Peningkatan ini berpengaruh langsung pada daya ingat, kecepatan berpikir, serta ketajaman fokus.
Bagi pelajar, pekerja kantoran, atau siapa saja yang membutuhkan konsentrasi tinggi, aktivitas ini dapat membantu meningkatkan performa kognitif tanpa perlu bantuan kafein atau suplemen.
2. Mengurangi Stres dan Overthinking
Saat menghadapi tekanan, mengunyah permen karet bisa menjadi cara sederhana untuk meredakan stres. Aktivitas ini diketahui dapat menurunkan kadar hormon kortisol—hormon yang berkaitan dengan stres—hingga 16 persen.
Dengan mulut yang aktif mengunyah, otak cenderung lebih rileks dan tidak mudah tenggelam dalam pikiran-pikiran negatif yang berlebihan.
3. Membantu Menekan Nafsu Ngemil
Bagi kalian yang sedang menjalani diet atau mencoba mengurangi kebiasaan ngemil, permen karet bisa jadi solusi. Saat kita mengunyah, otak akan menerima sinyal seolah-olah tubuh sedang makan. Efek psikologis ini mampu menurunkan keinginan untuk mengonsumsi camilan secara berlebihan, sehingga berat badan pun bisa lebih terkontrol.
4. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Permen karet bebas gula dapat merangsang produksi air liur dalam jumlah lebih banyak. Air liur ini berperan penting dalam menetralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri dalam mulut serta membantu membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi. Dengan begitu, risiko gigi berlubang dan bau mulut pun bisa diminimalkan.
5. Meningkatkan Suasana Hati dan Energi
Mengunyah permen karet juga bisa berdampak positif pada suasana hati. Beberapa studi menemukan bahwa aktivitas ini mampu mengurangi rasa cemas, memperbaiki mood, serta meningkatkan rasa energi dan kewaspadaan. Jadi, ketika merasa lelah atau mulai jenuh, cobalah mengunyah permen karet untuk memberikan dorongan semangat baru.
6. Mencegah Naiknya Asam Lambung
Setelah makan, mengunyah permen karet—terutama yang bebas gula—dapat membantu merangsang air liur yang bersifat alkali. Air liur ini bisa menetralkan kelebihan asam lambung yang naik ke kerongkongan, sehingga gejala seperti heartburn atau sensasi panas di dada bisa dikurangi secara alami.
7. Mengurangi Risiko Infeksi Telinga pada Anak
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang rutin mengunyah permen karet mengandung xylitol memiliki risiko lebih rendah mengalami infeksi telinga tengah. Mengunyah bisa membantu membuka tuba eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan telinga bagian tengah dengan hidung dan tenggorokan, sehingga tekanan di dalam telinga lebih stabil dan aliran udara tetap lancar.
8. Membantu Mengencangkan Otot Wajah
Meski bukan metode instan untuk merampingkan wajah, mengunyah permen karet secara rutin dapat merangsang kerja otot-otot wajah. Aktivitas ini membuat otot tetap aktif dan terlatih, sehingga bisa membantu menjaga kekencangan kulit wajah dalam jangka panjang. Namun, bentuk wajah tetap sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan berat badan.
9. Mendukung Pemulihan Pasien Pascaoperasi Saluran Cerna
Dalam dunia medis, mengunyah permen karet juga dimanfaatkan sebagai bagian dari terapi pemulihan pascaoperasi, terutama pada operasi usus buntu atau saluran pencernaan lainnya. Aktivitas mengunyah dapat menstimulasi kerja usus, mempercepat kembalinya fungsi pencernaan, dan mengurangi risiko komplikasi setelah operasi.
Meski terlihat sepele, mengunyah permen karet ternyata memiliki dampak yang cukup besar. Pastikan memilih permen karet bebas gula untuk menghindari risiko kerusakan gigi, dan konsumsi dalam jumlah yang wajar. [mnd/suf]






