Bondowoso (beritajatim.com) – Sedikitnya 400 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau yang melanda sejak beberapa waktu terakhir. Untuk membantu warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mengirimkan bantuan air bersih sebanyak 10 ribu liter, Rabu (2/7/2025).
Droping air bersih tersebut menyasar dua dusun di Desa Lumutan yang menjadi langganan kekeringan tiap musim kemarau, yaitu Dusun Belengguan dan Dusun Secang.
“Total ada 400 KK yang kami suplai air bersih hari ini. Masing-masing dusun kami kirimkan menggunakan dua truk tangki berkapasitas 5.000 liter,” terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo.
Secara rinci, Dusun Belengguan yang mencakup RT 80–84 RW 05 dihuni oleh 175 KK, sedangkan Dusun Secang di RT 85–89 RW 16 terdapat 225 KK. Proses distribusi dilakukan dalam cuaca cerah berawan tanpa hambatan berarti.
BPBD Bondowoso mengerahkan dua unit truk tangki masing-masing bermuatan 5.000 liter. Truk pertama dioperasikan Gracia Sangra dan Bagas Rio, sedangkan truk kedua dikemudikan oleh Sulaiman dan Imas Novita S.
“Kolaborasi lintas sektor juga dilakukan agar distribusi berjalan lancar. Selain BPBD, kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kecamatan Botolinggo, Koramil, Polsek, Pemerintah Desa Lumutan, serta warga setempat,” tambah Sigit.
Sigit memastikan upaya droping air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau, terutama di wilayah yang sudah terpetakan sebagai daerah rawan kekeringan oleh BPBD Bondowoso.
“Kami imbau masyarakat tetap hemat air, dan bagi wilayah yang mengalami kekurangan air bersih agar segera melaporkan ke BPBD melalui perangkat desa atau kecamatan,” pungkasnya. [awi/beq]






