Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya mulai menerapkan pendekatan ilmiah dalam mengukur kondisi fisik pemain mereka jelang kompetisi musim baru. Upaya ini dilakukan secara periodik untuk memastikan semua pemain dalam kondisi ideal saat Liga 1 Indonesia kembali bergulir.
“Sebagai pemain profesional, kita harus mengukur sejauh mana tingkat kebugaran seluruh pemain dengan detail,” ucap asisten pelatih Persebaya Shin Sang-gyu, Minggu (29/6/2025).
Pendekatan ini tak hanya sekadar pemantauan fisik umum. Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu menekankan bahwa masa otot dan kadar lemak tubuh (body fat) setiap pemain menjadi aspek penting yang dipantau secara ketat. Menurutnya, hal itu menjadi bagian dari standar profesional dalam membentuk skuad yang kompetitif.
Untuk menunjang kebutuhan tersebut, Shin Sang-gyu telah meminta sejumlah peralatan pengukuran sejak sebelum pemusatan latihan dimulai. Bahkan, peralatan canggih itu sudah tersedia sejak latihan perdana digelar pada 23 Juni lalu.
“Tidak hanya masa otot dan body fat, kami juga harus mengukur keseimbangan cairan tubuh pemain. Hal ini kita ukur setiap dua pekan sekali, untuk memastikan pemain dalam kondisi ideal saat liga dimulai nanti,” jelasnya.
Kedisiplinan menjadi kunci dari seluruh program ini. Para pemain dituntut untuk berlatih lebih keras dan menjaga pola makan dengan baik. Salah satu bentuk disiplin tersebut adalah kewajiban makan siang dan makan malam bersama seluruh tim setiap hari latihan. Hal ini bertujuan untuk memastikan asupan nutrisi pemain tetap terjaga secara kolektif.
“Dengan data ini, kami bisa menyusun latihan mandiri untuk masing-masing pemain di luar sesi latihan bersama yang sudah kita susun bersama Coach Eduardo,” tegas Sang-gyu.
Menutup penjelasannya, ia menekankan pentingnya perhatian pada detail seperti kadar lemak tubuh, yang kerap dianggap sepele oleh sebagian pihak.
“Masih ada yang menganggap sepele soal kadar lemak. Padahal ini sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan,” tutupnya.
Langkah Persebaya ini menunjukkan keseriusan dalam membangun fondasi tim yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga prima secara fisik dan kesehatan, sesuai dengan tuntutan sepak bola modern. [way/suf]






