Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai NasDem Surabaya yang baru, Saiful Ma’arif, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan perubahan di kota pahlawan. Menurutnya, semangat restorasi harus diwujudkan dalam aksi konkret, bukan hanya wacana politik.
“Restorasi adalah perubahan yang nyata, bukan hanya wacana. Kami akan menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Apa yang diharapkan warga, itulah yang akan kami perjuangkan,” ujar Saiful usai pelantikan serentak pengurus DPD dan DPC se-Kota Surabaya di Ballroom Swis-Belinn Hotel, Minggu (29/6/2025).
Saiful mengungkapkan target besar NasDem Surabaya untuk memperluas kekuatan politik di masa mendatang. Salah satu langkah strategisnya adalah meningkatkan perolehan kursi dari lima menjadi tujuh daerah pemilihan (dapil) di Surabaya.
“Saat ini kita pegang lima dapil, dan kita yakin bisa naik menjadi tujuh. Meskipun regulasi belum berubah, target kita adalah tujuh kursi. Kita akan bekerja habis-habisan untuk mencapainya,” tegasnya.
Selain itu, Saiful juga angkat bicara terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan daerah. Dia menilai keputusan ini sebagai peluang untuk memperkuat NasDem secara lokal melalui strategi yang lebih fokus.
“2029 kami targetkan minimal dua kursi dari dapil Surabaya-Sidoarjo untuk DPR RI. Kita akan kolaborasi erat dengan Sidoarjo. Tahun 2031 nanti, kita pastikan Surabaya bisa mendapatkan lima sampai tujuh kursi DPRD,” jelasnya.
Saiful juga mengajak seluruh kader Partai NasDem untuk bergerak bersama dalam mewujudkan perubahan dan kebangkitan Surabaya. Dia menegaskan bahwa ini adalah momentum yang tepat bagi NasDem untuk tampil sebagai motor penggerak perubahan di tingkat lokal.
“Wes wayae NasDem memimpin perubahan. Wes wayae Surabaya bangkit. Kolaborasi dan restorasi harus kita wujudkan,” tandasnya. [asg/aje]






