Surabaya (beritajatim.com) – Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Marunduri Somanosa mendapatkan promosi jabatan menjadi Wakil Direktorat (Wadir) Siber Polda Jatim. Promosi itu didapatkan oleh Daniel setelah Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Timur sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja institusi.
Rotasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri tertanggal 24 Juni 2025, yang mengatur pergantian jabatan perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Jatim. Peran Daniel sebagai Kapolres Mojokerto Kota akan digantikan oleh AKBP Herdiawan Arifianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas Polrestabes Surabaya.
“Penyegaran organisasi ini juga sejalan dengan visi Polri Presisi, yakni mewujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, Minggu (29/06/2025).
Sebelum mendapatkan promosi sebagai Wadirsiber Polda Jatim, Daniel pernah mendapatkan berbagai prestasi sebagai Kapolres Mojokerto Kota. Daniel pernah menerima prestasi dan Penghargaan di bidang kinerja dan inovasi bidang Reformasi Birokrasi Polri tingkat Polda/Polres. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit menjelang Hari Bhayangkara ke 79 pada Kamis (19/06/2024) di Jakarta.
Selain itu, Daniel juga menyabet dua penghargaan dari Kapolri yakni, sebagai unit pelayanan publik hasil pemantauan dan evaluasi penyediaan sarana dan prasarana ramah kelompok rentan predikat UPP terbaik tingkat nasional. Polres Mojokerto Kota era Daniel didapuk sebagai Unit pelayanan publik hasil pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik mandiri tingkat Polri, kategori Pelayanan Prima (A).
Sebagai Kapolres Mojokerto Kota, Daniel berhasil menurunkan angka kriminalitas hingga 19,7 persen. Lalu angka penyelesaian perkara naik dari 232 menjadi 313 kasus per Desember 2024.
Sejumlah kasus menonjol pernah diungkap oleh Polres Mojokerto Kota era Kapolres Daniel Marunduri Somanosa. Pertama, Kasus Kriminal Kekerasan & Pencurian. Perampokan disertai pemerkosaan yang terjadi pada 18 Mei 2025. Korban seorang perempuan asal Surabaya berinisial SP. Pelaku, residivis curas. Pelaku memukuli, memperkosa, dan mengambil harta korban (HP + Rp 450 ribu). Dalam waktu 8 hari tepatnya pada 26 Mei 2025, pelaku bisa dibekuk.
Sebagai Kapolres Mojokerto Kota, Daniel juga mengungkap sindikat curanmor (pencurian motor) pada Maret 2025. Ia membekuk jaringan curanmor yang sudah beraksi di 21 lokasi san melibatkan pasangan suami istri serta pengamen. Dalam ungkap kasus ini, pihaknya mengamankan 7 sepeda motor.
Daniel juga menorehkan catatan sebagai Kapolres Mojokerto Kota dalam operasi Pekat & Premanisme. Operasi Pekat Semeru I (Maret 2024). Dalam kurun waktu tersebut, ia mengungkap 66 kasus seperti penjualan miras ilegal dan knalpot brong. Ia menyita Barang bukti 1.515 botol miras dan 108 knalpot/brong.
Sementraa pada Operasi Pekat Semeru II (Mei 2025), ia menangkap 18 pelaku premanisme (pemerasan, pemalakan, pengeroyokan) di beberapa lokasi, termasuk dua pelaku anak di bawah umur.
Selain kasus kejahatan jalanan, Daniel menunjukan komitmennya untuk melindungi perempuan. Ia pernah mengungkap kasus Penyimpangan Seksual threesome dengan tersangka berinisial RK. RK melakukan kekerasan seksual terhadap pacarnya, memaksa melakukan threesome hingga 5 kali. RK lantas diamankan pada 7 Maret 2024. Ia dijerat UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU 12/2024), ancaman hingga 15 tahun penjara.
Selain itu, Daniel juga pernah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Sosial setelah menyelesaikan kasus kekerasan Seksual Anak dan Eksploitasi Perempuan pada 8 Juli 2024.
Khusus dalam kasus penyalahgunaan narkotika, Daniel mengungkap 313 kasus pada 2024. Jumlah pengungkapan mengalami kenaikan dibanding tahun 2023 yang hanya 223 kasus.
Di bidang olahraga, AKPOL tahun 2004 itu juga didapuk sebagai ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) kota Mojokerto tahun Periode 2025-2029.
Sebelum menjabat sebagai Kapolres Mojokerto Kota. Daniel Marunduri Somanosa sempat menjabat sebagai Kasat Res Narkoba Polrestabes Surabaya. Salah satu program pemberantasan narkoba yang sampai saat ini dirasakan masyarakat Surabaya adalah Kampung Tangguh Narkoba Putat Jaya.
Daniel berhasil merubah citra kelurahan Putat Jaya sebagai penyumbang bandar dan pengguna narkoba nomor 1 di Surabaya menjadi contoh bagi kelurahan lain untuk memerangi narkoba. Tercatat, dari data yang dikumpulkan sepanjang tahun 2022-2023 ada 24 bandar dan 13 penyalahguna narkotika yang diamankan di wilayah Putat Jaya. Dari total orang yang diamankan itu, mayoritas lulusan SMA yang tidak bekerja atau serabutan.
Dalam posko yang dibentuk di era Daniel, ada beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan para pecandu narkoba yang ingin melaporkan dan melakukan rehabilitasi. Satu ide cemerlang Daniel saat itu, melibatkan masyarakat untuk bersama memerangi narkoba. Dengan cara bergabung menjadi kelompok kerja (Pokja) Kampung Tangguh Narkoba.
Dalam program itu, para korban penyalahgunaan narkoba yang dinyatakan sembuh diberi pelatihan agar bisa bekerja dan tidak kembali ke jalur hitam. Dari program ini, banyak para korban penyalahgunaan narkotika kembali ke jalan yang benar.
Prestasi Daniel di Surabaya cukup dikenang. Selama 2 tahun 8 bulan di Polrestabes Surabaya, Daniel Marunduri Somanosa berhasil mengungkap 2.632 kasus narkotika dengan total 3.425 tersangka yang diringkus.
Sebagai puncak pimpinan untuk memerangi kejahatan narkotika, ia menyita 54 kilogram ganja. Ia juga pernah mengungkap kasus 3 anggota keluarga yang terlibat bisnis sabu, Agustus 2022 dengan barang bukti total 44 kilogram sabu. Selain itu, Daniel juga berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran narkotika di kota Surabaya.
Diketahui, Daniel Marunduri mengawali kariernya sebagai Pama Polresta Pekanbaru Polda Riau dalam fungsi Sat Reskrim dan berlanjut sebagai Kapolsek Pinggir Polsek Bengkalis Polda Riau pada tahun 2012.
Ia pernah menjadi Kasatreskrim Polres Pematangsiantar, Kanit Idik Satreskrim Polrestabes Medan, Wakasatresnarkoba Polrestabes Medan, dan Kanitsubnit III Ditreskrimum Polda Sulut pada tahun 2017.
Lulus dari Sespim Polri 2020, karir Daniel terus menanjak. Ia dipercaya sebagai Ps Koorspripim Polda Jatim. Berbekal pengalaman sebagai staf pimpinan Kapolda Jawa Timur, semenjak 4 Januari 2021 ia dipercaya mengemban jabatan sebagai Kasubdit Ditresnarkoba Polda Jatim. Hingga pada 11 Mei 2021 ia dipercaya menjabat Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya.
Selepas dari Surabaya, ia lalu menjadi Kapolre Mojokerto Kota dan saat ini dirinya telah menjabat sebagai Wadir Siber Polda Jawa Timur. (ang/but)






