Jakarta (beritajatim.com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali membuktikan eksistensinya di kancah perbankan nasional dengan meraih empat penghargaan prestisius dari Infobank dan Warta Ekonomi. Capaian ini menjadi penegasan atas konsistensi Bank Jatim dalam menghadirkan layanan prima dan inovasi digital di tengah kompetisi industri yang semakin dinamis.
Tiga penghargaan diterima dari Infobank Service Excellence Awards 2024 untuk kategori regional bank, yaitu The Best Region Bank In Service Excellence For 15 Consecutive Years 2010–2024 (peringkat Diamond), The Best Region Bank In Excellence E-Mail Service (peringkat I), dan The 2nd Best Region Bank In Excellence Chatbot (peringkat II). Penghargaan ini diterima oleh Vice President Manajemen Risiko Bank Jatim, Wawan Budi R., Selasa (24/6/2025).
Satu penghargaan lainnya berasal dari Warta Ekonomi, yaitu Indonesia Best Bank 2025 untuk kategori KBMI 2 Bank Pembangunan Daerah. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Bank Jatim memperkuat ekosistem perbankan regional melalui inovasi dan kolaborasi, serta diterima oleh Pgs. SEVP Teknologi Informasi Bank Jatim, Handayanto, Rabu (25/6/2025).
Plt. Direktur Utama Bank Jatim, Arif Suhirman, menyampaikan bahwa raihan penghargaan tersebut adalah buah dari kerja keras seluruh Jatimers yang konsisten menjaga kualitas layanan dan terus berinovasi di tengah tantangan digitalisasi perbankan yang makin kompleks.
“Penghargaan ini juga merupakan wujud kepercayaan nasabah atas komitmen kami dalam memberikan layanan prima, baik secara langsung di kantor cabang maupun melalui platform digital. Kami berharap prestasi ini dapat memicu semangat Bank Jatim untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” ujar Arif, Kamis (26/6/2025).
Arif menambahkan, Bank Jatim berkomitmen menjadi BUMD yang profesional dan menjadi penggerak utama ekonomi regional. Hal ini tercermin dari kinerja positif tahun buku 2024, di mana total aset konsolidasi Bank Jatim bersama anak perusahaan tumbuh 13,76 persen menjadi Rp118,1 triliun. Dana pihak ketiga naik menjadi Rp90,016 triliun, sementara kredit yang disalurkan meningkat signifikan menjadi Rp75,35 triliun.
“Ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari masyarakat dan investor, serta keberpihakan kami terhadap sektor riil dan produktif,” ungkap Arif.
Sebagai bagian dari transformasi digital, Bank Jatim terus menghadirkan layanan berbasis teknologi, salah satunya melalui JConnect Mobile. Aplikasi ini menjadi kanal digital utama dengan fitur lengkap untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah secara cepat, aman, dan fleksibel.
“Dengan adanya JConnect, Bank Jatim berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, serta mendukung transformasi perbankan digital di Indonesia dan Jawa Timur,” tutup Arif. [rea/beq]






