Trenggalek (beritajatim.com) – Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2025 di Kabupaten Trenggalek menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan lansia. Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Trenggalek ini dihadiri langsung oleh Penasihat I Dharma Wanita Kementerian Sosial RI, Fatma Syaifullah Yusuf, yang menekankan pentingnya menciptakan ruang yang layak bagi anak-anak disabilitas untuk tumbuh dan berkembang.
“Mudah-mudahan di Trenggalek ini tidak hanya ada rumah terapi, tetapi juga ruang-ruang khusus yang bisa memberi kesempatan kepada anak-anak disabilitas yang memiliki potensi. Mereka harus kita dukung sepenuhnya,” ujar Fatma dalam sambutannya.
Sebagai bentuk nyata dukungan negara, Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan sosial senilai total Rp957 juta. Bantuan tersebut terdiri dari Bantuan ATENSI dari Sentra Terpadu Kartini Temanggung sebesar Rp607 juta, Bantuan Keserasian Sosial Rp150 juta, serta Bantuan Kearifan Lokal Rp200 juta. Bantuan menyasar kelompok lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, penyintas bencana, dan enam komunitas masyarakat berbasis lokal.
Fatma juga menyempatkan diri meninjau langsung berbagai kegiatan dalam rangkaian HLUN, seperti pameran hasil karya penyandang disabilitas, layanan kesehatan untuk lansia, serta sesi terapi bagi kelompok rentan. Ia bahkan menyapa anak-anak disabilitas di Rumah Terapi Bina Permata SMP Negeri 1 Panggul secara virtual, menunjukkan kehangatan interaksi yang memperkuat jembatan empati antara negara dan warga.
HLUN menurut Fatma, bukan hanya ajang seremonial, melainkan komitmen konkret untuk terus mendampingi kelompok yang kerap terpinggirkan dalam pembangunan.
“Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dan membantu saudara-saudara kita keluar dari kesulitan ekonomi,” katanya.
Dalam semangat kolaborasi, Fatma turut mengajak seluruh elemen pemerintah daerah untuk bergandengan tangan mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan inklusif. “Mari Bapak Bupati dan Ibu, kita terus bersinergi, bergandengan tangan dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, inklusif, dan berkeadilan sosial,” pungkasnya.
Acara HLUN 2025 di Trenggalek dihadiri jajaran pemerintah daerah, perwakilan Sentra Terpadu Kartini Temanggung, serta para penerima manfaat. Antusiasme warga begitu terasa sepanjang kegiatan, memperlihatkan keseriusan Trenggalek dalam membangun pondasi inklusi dan keberdayaan untuk masa depan yang setara. [nm/beq]






