Magetan (beritajatim.com) – Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Sayur Magetan, Gunadi, menyuarakan kekhawatiran para pedagang terhadap kebakaran menjelang rencana revitalisasi pasar yang sudah berusia lebih dari 35 tahun. Pedagang khawatir kebakaran yang biasanya terjadi saat ada isu rencana revitalisasi pasar.
“Ya harapan pedagang jangan sampai terjadi kebakaran pasar itu. Baik disengaja ataupun tidak disengaja kami berharap jangan sampai terjadi kebakaran. Kasihan pedagang ki ngelumpukne modal-modal dewe dan ketika modal itu harus hangus terbakar kan sama saja kehilangan segalanya gitu,” ujar Gunadi, menanggapi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti–Suyatni Priasmoro.
Ia berharap pemerintah tidak mengabaikan aspek keamanan dan melibatkan pedagang dalam setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan revitalisasi.
Gunadi menekankan bahwa kondisi bangunan Pasar Sayur sudah sangat memprihatinkan dan revitalisasi memang dibutuhkan. Namun, ia mengingatkan agar pembangunan dilakukan dengan perencanaan yang matang dan melibatkan pedagang yang sehari-hari mengetahui kondisi riil pasar.
“Kalau pasar memang sudah sangat memprihatinkan, Mbak. Bangunan itu kan berdiri sudah lebih dari 35 tahun. Memang pedagang sendiri pun sudah sangat berharap itu dilakukan revitalisasi. Sudah lama kita mengajukan itu. Cuman yo kami berharap kami ini kan penghuni pasar, kami tahu yang sehari-hari dipasarkan kami,” katanya.
Agar revitalisasi tepat sasaran dan tidak sia-sia, Gunadi meminta agar perwakilan pedagang dilibatkan sejak tahap pembahasan, perencanaan, hingga pelaksanaan. Ia juga mengusulkan agar proses pembangunan dilakukan secara bertahap, blok demi blok, guna menghindari gangguan besar terhadap aktivitas perdagangan.
“Jika pembangunan dilakukan per blok, lokasi relokasinya bisa cukup dekat, misalnya memanfaatkan lahan parkir truk di sebelah utara pasar. Ini agar pedagang dan pembeli tidak kehilangan ekosistem yang sudah terbentuk,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya mempertahankan konsep pasar tradisional dalam wajah baru Pasar Sayur ke depan. [fiq/aje]






